PURWOREJO I INTIP24 News –
Semangat gotong royong warga Dusun Tobong RT 02 RW 01, Kalurahan Nambangan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah diuji dalam pelaksanaan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari Kementerian PU.
Dengan waktu pelaksanaan hanya 45 hari. dan kondisi medan yang sulit, para pekerja bersama warga bahu-membahu melanjutkan pembangunan hingga lembur malam demi mengejar target.
Proyek Rp 195 Juta untuk 481 Meter Irigasi
Program P3-TGAI ini menargetkan pembangunan saluran irigasi sepanjang 481 meter dengan konstruksi lantai tebal 15 cm, dinding 20 cm, dan tinggi 50 cm sistem cor/siklut.
Anggaran Rp 195.000.000,- langsung dari Kementerian PU ditransfer ke Perkumpulan Petani Desa Nambangan, Proyek dimulai 29 Juni 2026, dan warga sudah mulai mencicil penggalian sejak 26 Juni.
Hingga 12 Agustus 2026, progres pekerjaan sudah mencapai 85-90 persen , Ditargetkan selesai pada 12-24 Agustus 2026.
Kendala: Waktu et dan Lokasi Sulit,
Kades Nambangan, Pamuji mengakui waktu 45 hari menjadi kendala utama.
“Waktu tidak masalah. Cuma harusnya dikasih tahu sejak awal biar bisa menyesuaikan. Ini sifatnya swakelola,” ujarnya.
Kendala lain adalah medan. Lokasi proyek di wilayah Dusun Tobing berjarak sekitar 500 meter dari tumpukan material.
“Di sini pekerja gunakan sistem langsir karena lokasi proyek jauh dari lokasi tumpukan material. Kanan kiri juga sudah ada tanaman produktif milik warga,” jelas Kades Pamuji.
Karena itu pelaksana harus menambah sarana, tenaga, dan papan begesting.
“Nanti malam, Rabu 12/8 akan mulai lembur. Kalau lembur biaya operasional pasti bertambah, termasuk akomodasi,” tambahnya.
Manfaat Besar Bagi Petani Nambangan
Ketua P3-TGAI Desa Nambangan, Eko Wardoyo. menyebut program ini sangat dinanti petani.
“Saat kemarau diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengairi palawija, sedangkan saat hujan bisa jadi pembuangan dari sawah yang kelebihan air,” jelasnya.

Di Desa Nambangan terdapat 209 hektar sawah*yang menjadi sumber penghidupan utama warga.
“Sawah bagi warga Nambangan itu ibarat perusahaan. Maka satu-satunya harapan warga adalah irigasi lancar biar panen rutin. Infrastruktur pertanian bagi kami adalah kebutuhan mendasar,” tegas Eko.
Kebutuhan Irigasi Masih 3 KM
Meski proyek di Dusun Tobong RT 02 RW 01 ini berjalan, kebutuhan irigasi di Nambangan masih besar. Tercatat masih sekitar 3 KM saluran yang belum tersentuh. Ada juga 19 titik JUT yang belum terbangun.
Kades Pamuji berharap ada perhatian lebih dari DPR Daerah hingga Pusat melalui dana aspirasi.
“Di 2026 semua DD untuk pemberdayaan dan pembinaan. Infrastruktur ada tapi sangat kecil, hanya Rp 290 juta. Untuk infrastruktur kami harap perhatian lebih,” pungkasnya.
Dengan semangat swakelola warga Dusun Tobong desa Nambangan, pembangunan irigasi ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan produktivitas pertanian di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Jawa tengah. (Dwi Ririn)















































