Serangan Atas Rumah Sakit di Gaza Picu Reaksi Pemimpin Dunia

INTIP24 – Serangan udara Israel terhadap rumah sakit al-Ahli al-Arab yang menewaskan sedikitnya 500 orang telah dikecam sebagai ‘pembantaian’ dan ‘pelanggaran hukum internasional’ oleh kelompok hak asasi manusia.

Serangan itu dikutuk keras oleh Qatar, Mesir, Turki, Iran, Bahrain, Kanada, Arab Saudi, dan negara-negara lain.

Serangan terhadap rumah sakit itu juga memicu protes luas. Protes global yang mengecam serangan tersebut terjadi di Suriah, Tunisia, Spanyol, Berlin, Turki dan Lebanon.
Di Yordania, pengunjuk rasa menyerbu kedutaan Israel.

Seperti dilaporkan Mudle East Eye, serangan yang menandai hari ke 11 perang yang dimulai pada tanggal 7 Oktober. Setelah pengepungan penuh di Gaza oleh zionis Israel berlanjut selama lebih dari seminggu, serangan terhadap rumah sakit al-Ahli al-Arab di Gaza menewaskan sedikitnya 500 orang dan melukai ratusan lainnya.

Bacaan Lainnya

Serangan tersebut menjadikan salah satu jumlah kematian tertinggi dalam satu hari sejak dimulainya perang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia merasa ngeri dengan serangan terhadap Rumah Sakit al-Ahli al-Arab di Kota Gaza, meskipun dia menahan diri untuk menyalahkan serangan tersebut.

“Rumah sakit dan tenaga medis dilindungi berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” tulis Guterres di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi membatalkan pertemuan puncak antara para pemimpin AS, Mesir dan Palestina yang dijadwalkan besok setelah serangan rumah sakit.

Mahmoud Abbas, Palestina tidak akan mengizinkan terjadinya Nakba lagi di abad ke-21 ketika ia menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk Israel atas serangan di Rumah Sakit al-Ahli al-Arab di Kota Gaza.

“Kami tidak akan membiarkan Nakba kedua terjadi di abad ke-21, kami tidak akan pergi dan kami akan tetap teguh, apapun pengorbanannya, kami tidak akan membiarkan pertumpahan darah di Gaza.”

“Kami tidak akan bergerak. Kami tidak akan meninggalkan tanah kami,” tambahnya.





Pos terkait