INTIP24NEWS | JAKARTA – Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia-Afganistan berakhir dengan skor 2-3. Kekalahan Timnas Indonesia lebuh banyak disebabkan oleh faktor pisik pemain. Hal itu diutarakan pelatih Shin Tae Yong, Rabu (26/5).
Pelatih asal Korea Selatan itu sudah menjejali pemain-pemain Timnas Indonesia dengan latihan fisik sejak training center di Jakarta, namun tampaknya hasil di lapangan menunjukkan fisik Andy Setyo dan kawan-kawan belum mencapai taraf yang diinginkan Shin.
Gelandang Timnas Indonesia, Adam Alis Setyano, menjanjikan permainan yang lebih bagus dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 setelah menelan kekalahan dari Afghanistan dalam laga uji tanding, Selasa (25/5).
Timnas Indonesia yang bermaterikan pemain-pemain muda minim pengalaman di level senior menelan kekalahan 2-3 dari Afghanistan.
Adam yang mencetak gol kedua bagi Skuad Garuda menilai hasil melawan Afghanistan tak patut jadi gambaran kekuatan Timnas Indonesia sesungguhnya.
“Pertandingan cukup bagus, walaupun di babak pertama sempat tertinggal tiga gol, tapi kita masih tetap semangat untuk bisa mencetak gol,” kata Adam.
“Jangan melihat skornya akhirnya, ini pertandingan persahabatan, kita akan lebih fokus melawan Thailand, Vietnam dan Uni Emirat Arab nanti,” ujar Adam melanjutkan sembari menyebut tiga negara yang akan dihadapi dalam sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni.
Pemain Bhayangkara Solo itu menganggap pertandingan melawan Afghanistan sekadar pemanasan sekaligus mengukur kemampuan pemain menerjemahkan keinginan Shin Tae Yong di lapangan.
“Tadi sudah lumayan, walaupun tim belum benar-benar kompak,” ucap Adam singkat soal penampilan Timnas Indonesia vs Afghanistan yang dikutip dari rilis resmi.
Selanjutnya Timnas Indonesia akan kembali menjalani laga uji coba melawan Oman, Sabtu (29/5), sebelum berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
“Harapannya lawan Oman nanti, kita bisa lebih kompak lagi, lebih kuat, supaya nanti kedepannya lebih siap di kualifikasi Piala Dunia,” sebut mantan pemain Persija Jakarta itu.
Seperti diberitakan, Shin Tae Yong menegaskan bakal terus memberi latihan fisik sebelum pertandingan selanjutnya melawan Oman, Sabtu (29/5).
“Masih ada tiga sampai empat hari lagi hingga pertandingan berikutnya, kami harus lebih banyak meningkatkan fisik, itu yang terpenting,” kata Shin.
“Namun sebelum kesana, kita akan mengadakan meeting team terlebih dahulu, semoga kami bisa memperoleh hasil positif,” sambungnya.
Shin mengakui perubahan tidak akan datang dalam waktu cepat. Terlebih pemain-pemain di Indonesia sempat lama vakum bermain karena pandemi Covid-19 yang membuat liga sepak bola tidak berjalan.
Selama pemusatan latihan berlangsung, sejak awal Mei, para pemain mendapat beragam menu variasi latihan. Selain latihan fisik, Shin tak melupakan porsi latihan taktik dan teknik baik individu maupun tim.
Secara teknik, Shin juga menilai masih ada beberapa kelemahan seperti di sektor stopper, kualitas umpan, dan kemampuan melakukan serangan balik.
“Di latihan pemain-pemain sangat kerja keras, terlihat juga sangat baik, semangat itu kalau bisa dibawa ke setiap pertandingan ke depannya, pasti akan terlihat perubahan yang sangat besar di tim ini,” ucap Shin mengevaluasi latihan dan hasil pertandingan.


























































