Kulon Progo, intip24news.com –
Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus hadir di tengah masyarakat melalui kolaborasi program Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK. Bimbingan keagamaan dan penyuluhan sosial kali ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Dusun Gletak, Kalurahan Kedungsari, Pengasih, pada Kamis (23/07/26). Pertemuan berlangsung penuh keakraban di kediaman Ibu Rukiyati, RT 035/RW 017 Gletak.
Dalam sesi kerohanian, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Mukhyidin, S.Kom. bersama Muhammad Musodiqin, S.Sos., mengupas hadis riwayat Muslim tentang ajakan membuat sunnah hasanah (tradisi/perintis kebaikan) dan menghindari sunnah sayyi’ah (perintis keburukan).
Mukhyidin menjelaskan bahwa setiap perbuatan baik yang kita pelopori dan diikuti oleh orang lain akan menjadi ladang pahala yang terus mengalir tanpa mengurangi pahala orang yang mengikutinya. Sebaliknya, memberi contoh buruk yang menular juga akan membawa bagian dosa.
“Menjadi pelopor kebaikan tidak harus dengan hal besar. Membangun kebiasaan jujur, saling menolong tetangga, dan menjaga ketukungan dalam keluarga adalah contoh sunnah hasanah nyata di tingkat RT yang pahalanya terus mengalir,” tutur Mukhyidin.
Monev dan Pemutakhiran Data untuk Bantuan Tepat Sasaran
Semangat merintis kebaikan dan kejujuran tersebut sejalan dengan materi yang disampaikan oleh Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, mengenai pentingnya monitoring, evaluasi (monev), serta pemutakhiran data KPM.
Eny menekankan bahwa pemutakhiran data secara berkala berfungsi untuk merekam kondisi terkini warga. Dengan data yang terus diperbarui dan transparan, kualitas penyaluran bantuan PKH akan semakin akurat dan benar-benar tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan.
Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa ketepatan data dan keimanan memiliki keterkaitan erat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pesan sunnah hasanah yang disampaikan tim penyuluh kami mengarahkan kita untuk selalu memberi contoh yang baik dalam kehidupan sosial. Salah satu bentuk kepeloporan kebaikan adalah mendukung pemutakhiran data PKH secara jujur dan terbuka. Melalui Pusaka Sakinah dan SIKAP BAIK, KUA Pengasih ingin terus merawat kesadaran warga agar nilai-nilai keagamaan tefleksikan secara nyata dalam kedisiplinan dan integritas berbangsa,” tegas Rangga.
Pertemuan di Dusun Gletak ini diakhiri dengan komitmen bersama dari para KPM untuk terus menanamkan kebiasaan baik dalam keluarga serta bersikap kooperatif dalam setiap agenda pemutakhiran data program pemerintah.
Muhammad Musodiqin(Rini Dwi wastu)













































