INTIP24NEWS – Para pemimpin Uni Eropa akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia, membekukan asetnya, menghentikan akses banknya ke pasar keuangan Eropa dan menargetkan “kepentingan Kremlin” atas “serangan biadab” di Ukraina, kata pejabat senior pada Kamis (24/2).
KTT darurat mulai pukul 1900 GMT juga akan membahas penawaran status kandidat Uni Eropa ke Ukraina, kata Presiden Lituania Gitanas Nauseda, sebuah langkah yang telah lama diminta Kyiv, meskipun mungkin tidak mendapat persetujuan dari semua pemimpin Uni Eropa.
Pasukan Rusia menembakkan rudal ke beberapa kota di Ukraina dan mendaratkan pasukan di pantainya pada Kamis, kata para pejabat dan media, setelah Presiden Vladimir Putin mengizinkan apa yang disebutnya operasi militer khusus di timur.
“Presiden Putin bertanggung jawab untuk membawa perang kembali ke Eropa,” kata kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen, menambahkan bahwa UE akan meminta pertanggungjawabannya.
“Dengan paket ini, kami akan menargetkan sektor-sektor strategis ekonomi Rusia dengan memblokir akses mereka ke teknologi dan pasar utama,” katanya dalam sebuah pernyataan darurat.
“Kami akan melemahkan basis ekonomi Rusia dan kapasitasnya untuk memodernisasi.
Aset Rusia di UE juga akan dibekukan dan akses bank Rusia ke pasar keuangan Eropa akan dihentikan.
Sebelumnya otoritas Ukraina mengatakan Putin menyatakan perang dan memperingatkan kekuatan asing tentang ‘konsekuensi’ yang belum pernah terjadi sebelumnya jika mereka ikut campur.
Vladimir Putin telah memperingatkan komunitas internasional tentang “konsekuensi yang lebih besar daripada yang pernah Anda hadapi dalam sejarah” atas segala upaya campur tangan saat ia menyatakan dimulainya invasi ke Ukraina.
Putin mengumumkan apa yang dia gambarkan sebagai “operasi militer khusus” di wilayah Donbass, Ukraina timur yang memisahkan diri, dengan mengatakan bahwa Rusia menanggapi permintaan bantuan dari separatis di sana.
Sumber: Reuter
Editor: Hasan M























































