Tetapi dalam keadaan gelap gulita, barang terbesar yang ada di dasar laut letaknya sekitar 457,2 meter dan kami menghabiskan waktu 90 menit mencarinya”.
Pada dasar laut yang jaraknya 3.800 meter dari permukaan, kapal Titanic dan semua hal di sekitarnya mengalami tekanan kurang lebih 40 MPa, yakni 390 kali lebih besar dibandingkan tekanan di permukaan laut.
“Untuk memberi gambaran, itu sekitar 200 kali lebih besar tekanannya dibandingkan udara yang ada di ban mobil,” kata Robert Blasiak, seorang peneliti lautan di Pusat Ketahanan Stockholm di Universitas Stockholm, pada progam BBC Radio 4 Today.
“Itu mengapa Anda perlu menggunakan kapal selam dengan dinding-dinding tebal,” tambahnya. Dinding kapal selam yang terbuat dari serat karbon dan titanium dirancang agar dapat tetap beroperasi pada kedalaman maksimum 4.000 meter.
Meski tidak sekuat arus yang ada di permukaan laut, arus bawah laut juga dapat menyebabkan pergerakan air.
Sebagian dari kapal Titanic diketahui berada dekat area dasar laut yang dipengaruhi oleh arus air dingin yang mengalir ke arah selatan dan dikenal sebagai Western Boundary Undercurrent (Arus Bawah Batas Barat).
Aliran “arus bawah“ ini menciptakan bukit pasir yang bermigrasi, meriak dan pola berbentuk pita di antara sedimen dan lumpur sepanjang dasar laut.
Fenomena ini telah memberikan gambaran bagi para ilmuwan tentang seberapa kuatnya arus bawah itu. Kebanyakan dari pergerakan partikel di dasar laut yang diobservasi biasa terkait dengan arus yang relatif lemah atau moderat.




















































