19% Responden Inginkan Program Jokowi Lanjut, Ganjar Pun Bakal Koreksi yang Kurang Pas

Namun, Ganjar menyatakan keberlanjutan program Jokowi nantinya bukan berarti sama persis. Nantinya, ia akan terus mendengar aspirasi dan kritik masyarakat soal program-program tersebut.

“Masa plak-ketiplak gitu? Kan ada yang keliru, hari ini kritik kepada pemerintah soal penegakan hukum yang belum baik, kan kita dengerin,” tuturnya.

Seperti diberitakan, Lembaga Utting Research yang berbasis di Australia merilis hasil survei, bahwa sekitar 20 persen responden berpendapat bahwa pemerintahan baru sebaiknya mengusung kebijakan baru dan berbeda dari kebijakan Joko Widodo atau Jokowi.

Sementara 18 persen lainnya menilai sebaiknya melanjutkan kebijakan pemerintahan terdahulu.

Bacaan Lainnya

Sekalipun persentase responden yang ingin melanjutkan program pemerintahan Jokowi lebih kecil, tentu berbagai aspek perlu dipertimbangkan.

Artinya, kata Ganjar, tentu berbagai evaluasi akan sangat diperlukan dalam rangka menyempurnakan program baik yang memang sudah dijalankan di masa pemerintahan sebelumnya.

Pos terkait