Ambisi Xi Jinping untuk Masa Jabatan Ketiga, Desak Perubahan Lembaga Negara dan Partai Secara Intensif dan Luas

INTIP24NEWS.COM – Presiden China Xi Jinping membayangkan reorganisasi entitas negara dan Partai Komunis yang “intensif” dan “bercakupan luas”. Yang menjadi bagian dari rencana yang akan diajukan ke pertemuan tahunan parlemen, kata media pemerintah pada Selasa (28 Februari).
.
Seruan baru untuk reformasi kelembagaan yang ambisius sejalan dengan agenda meraih masa jabatan kepemimpinan ketiga saat kongres partai pada Oktober tahun lalu, di mana ia mengukuhkan posisinya sebagai penguasa paling kuat di China sejak Mao Zedong.

Seruan untuk reformasi kelembagaan juga muncul setelah ekonomi China tumbuh 3 persen tahun lalu – salah satu tingkat terlemahnya dalam hampir setengah abad – melemah oleh pembatasan ketat COVID-19 yang diperjuangkan oleh Xi yang dicabut pada bulan Desember.

Selama pertemuan tiga hari Komite Pusat partai yang berakhir pada Selasa, Xi mengatakan bagian dari rencana reformasi yang berkaitan dengan lembaga-lembaga negara akan dipresentasikan di hadapan parlemen.

Rencana reformasi keseluruhan akan “ditargetkan, intensif dan luas, menyentuh kepentingan yang mengakar,” kata Xi seperti dikutip dari kantor berita resmi Xinhua dalam pidatonya di depan Komite Pusat.

Bacaan Lainnya

Namun begitu, Xi tidak mengatakan kapan rencana reformasi entitas partai akan diajukan untuk dibahas. Dan Xinhua tidak memberikan perincian tentang perubahan tersebut.

“Regenerasi” China harus dipandu oleh Xi dan Komite Pusat karena pemerintahan nasional “dimodernisasi”, kata Komite Pusat dalam sebuah komunike tetapi tidak memberikan perincian.

“Penting untuk menerapkan konsep pembangunan baru secara penuh, akurat, dan komprehensif,” kata komite, badan pembuat keputusan terbesar partai.

Komite Sentral juga menyetujui usulan daftar calon pimpinan untuk direkomendasikan di parlemen.

Para pembuat undang-undang diharapkan untuk mengesahkan susunan jabatan pemerintah berikutnya di Kabinet yang akan dipimpin oleh seorang perdana menteri baru untuk lima tahun ke depan.

Kabinet baru akan segera diuji karena ekonomi, meski menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tetap goyah di tengah lemahnya permintaan konsumen dan sektor properti yang hampir mati.

Pembangunan China masih menghadapi tekanan tiga kali lipat termasuk kontraksi permintaan, guncangan pasokan, dan ekspektasi yang melemah, kata Komite Sentral dalam komunikenya.

Tahun lalu, pekerjaan perkotaan China turun untuk pertama kalinya dalam enam dekade tahun lalu, sementara pengeluaran per kapita mengalami penurunan yang jarang terjadi.

Sumber: Independen
Editor: Hasan M
.

Pos terkait