JAKARTA | INTIP24 News – Kodam Jaya menugaskan personelnya guna turut serta dalam memburu begal yang marak di Jakarta dan sekitarnya. Penugasan itu termasuk
dari satuan batalion tempur untuk mendukung patroli bersama aparat kepolisian.
Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh. Noor Iskak menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).
“Kami sudah melaksanakan patroli bersama mulai dari tingkat bawah. Nah, satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan Koramil, Kodim kami juga melibatkan satuan batalion tempur,” kata Iskak.
Iskak mejelaskan, keterlibatan TNI dilakukan untuk mendukung pengamanan Jakarta bersama Tim Pemburu Begal yang dibentuk Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Menurut dia, kondisi keamanan suatu wilayah menjadi tanggung jawab bersama antara kepolisian dan TNI.
“Sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” tutur dia.
Sementara itu, dalam hal penegakan hukum, polisi tetap memiliki kewenangan penuh. Selama tiga pekan terakhir, sebanyak 173 pelaku kejahatan jalanan telah ditangkap.
Sebagian pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena melakukan perlawanan atau berupaya melarikan diri saat penangkapan.
“Tentunya tindakan tegas dan terukur yang kami lakukan berdasarkan pertimbangan keselamatan masyarakat dan petugas kami di lapangan,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam kesempatan yang sama.
Selain melakukan penegakan hukum, polisi juga menggelar patroli dan membuka 150 pos pantau yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal.
Nantinya para personel akan berpatroli selama 24 jam. Tim pemburu begal dibekali dengan senjata dalam bertugas.
“Kami juga sudah menyiapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/5/2026).
Iman mengatakan, tim ini akan dikerahkan ke titik-titik rawan kejahatan hingga kota penyangga, di antaranya Depok, Bekasi, dan Tangerang.
“Kami siapkan pada berbagai titik yang cukup rawan terjadi kejahatan,” kata dia. Selain tim yang akan berpatroli, polisi juga bekerja sama dengan pegiat media sosial untuk menindak lanjut kejahatan yang terjadi dan terdokumentasi.















































