INTIP24NEWS | JAKARTA – Pertemuan virtual yang diikuti oleh pejabat Israel dan Palestina itu diinisiasi oleh China, Norwegia, dan Tunisia pada Minggu (16/5) berakhir tanpa hasil yang konkret. Debat terbuka Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tentang konflik antara Israel dan Palestina, menyusul serangan di Gaza baru-baru ini.
Kategori: INTERNASIONAL
Menlu RI: Indonesia Akan Terus Dukung Perjuangan Palestina Lepas Dari Pendudukan Israel
INTIP24NEWS | JAKARTA – Sikap tegas Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina dalam mewujudkan kemerdekaan dari pendudukan Israel. Indonesia juga berharap agar dalam resolusi tersebut akan terdapat elemen desakan untuk menerapkan mekanisme international protection/international presence untuk melindungi warga sipil Palestina maupun kompleks Masjid Al Aqsa.
Tiongkok: AS Terus Katakan Peduli HAM, Namun Abai Atas Penderitaan Palestina
INTIP24NEWS | JAKARTA – Pemerintah Tiongkok menuduh Amerika Serikat menghalangi Dewan Keamanan untuk berbicara tentang krisis yang makin memanasnya konflik Palestina-Israel.
Amerika Serikat dianggap mengabaikan penderitaan umat Islam, setelah AS memblokir pertemuan Dewan Keamanan PBB yang dijadwalkan untuk menangani konflik tersebut.
Kecam Israel, Raja Salman Dukung Palestina Dapatkan Haknya
INTIP24NEWS | JAKARTA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Raja menyatakan dukungan dari kerajaannya kepada rakyat Palestina untuk mendapatkan hak mereka yang sah. Ia menekankan akan berdiri bersama Palestina sampai mendapatkan hak-hak mereka.
Pemerintah PNG Akan Selidiki Kelompok Sepik Dan Sangkal Keterlibatan Bantu KKB Papua
INTIP24NEWS | JAKARTA – Duta Besar RI di Port Moresby Andriana Supandi Rabu, mengakui Pemerintah PNG melalui Menlu Soroi Eoe menyatakan tindakan para pelaku di video yang beredar tersebut sebagai kriminal. Menlu PNG dalam keterangannya kepada wartawan di Port Moresby menyatakan kasus tersebut sedang diinvestigasi oleh Pemerintah PNG, kata Dubes Supandi.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








































