Harga Melambung Pendapatan Stagnan Bikin Orang Indonesia Makan dari Tabungan

Dia mengatakan meskipun inflasi tahun ini relatif lebih rendah ketimbang tahun lalu, namun kondisi melambatnya perekonomian Indonesia membuat daya beli masyarakat semakin tergerus dengan kenaikan harga. “Dalam kondisi ekonomi tumbuh lebih lambat, walaupun inflasi lebih rendah akan melemahkan dari sisi daya beli,” kata dia.

Terlebih, kata dia, penyumbang inflasi terbesar hingga November ini adalah komoditas harga pangan bergejolak atau volatile food, seperti beras. Inflasi di komoditas itu, kata dia, akan memukul kalangan masyarakat bawah yang menggunakan sebagian besar tabungannya untuk makanan. “Kalangan bawah sebetulnya lebih rentan terhadap inflasi pangan,” kata dia.

Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan di LPEM FEB UI Teuku Riefky

Peneliti LPEM FEB UI Teuku Riefky mengatakan data BI menunjukkan bahwa kelompok masyarakat yang tergerus tabungannya paling dalam adalah masyarakat kalangan bawah. Menurut dia, hal ini bisa terjadi karena kenaikan harga-harga bahan makanan, terutama beras.

Bacaan Lainnya

“Ini yang nampaknya mendorong adanya penggunaan tabungan oleh sebagian kelompok masyarakat termiskin,” kata dia.

Dia mengatakan masalah tersebut sudah coba diantisipasi pemerintah dengan menambah bantuan sosial, lalu kemudian menambah impor beras sehingga harga lebih terkendali. “Tapi memang ini butuh beberapa waktu untuk kemudian bisa terlihat dampaknya di data ekonomi,” kata dia.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda

Direktur Ekonomi Digital Celios Nailul Huda berpendapat faktor yang paling berpengaruh pada fenomena makan tabungan adalah konsumsi masyarakat. Dia bilang konsumsi masyarakat tetap meningkat, namun tidak diiringi dengan kenaikan pendapatan yang signifikan. Merujuk data dari BPS, kata dia, kenaikan paling cepat adalah konsumsi telekomunikasi dan transportasi; serta restoran dan hotel.

“Artinya masyarakat Indonesia di tahun 2023 ini lebih banyak liburan dan staycation dibandingkan tahun 2022,” kata dia.

Pos terkait