JAKARTA | INTIP24 News – Kontingen atlet Indonesia meraih 54 medali emas dan menempati posisi kedua klasemen sementara SEA Games ke-33 tahun 2025, di bawah tuan rumah Thailand.
Kontingen Indonesia terus menunjukkan grafik positif dalam perolehan medali. Pencapaian tersebut membuat Indonesia mengumpulkan total 178 medali, terdiri dari 54 emas, 56 perak, dan 68 perunggu.
Sementara itu Thailand masih memimpin klasemen dengan raihan 143 emas, menjadikan selisih perolehan emas cukup jauh di hari-hari terakhir menjelang penutupan.
Di peringkat ketiga, Vietnam sejauh ini mengoleksi 40 medali emas, terpaut sembilan emas dari Indonesia.
Medali emas ke 54 diraih dari cabang Triathlon yang diawali oleh tim Aquathlon Putri Indonesia yang diperkuat Binta Erlen Salsabela, Kayla Nadia Shafa, dan Martina Ayu Pratiwi sukses finish terdepan dan mempersembahkan medali emas pada nomor Women’s Aquathlon.
Cabang olahraga bulutangkis menjadi salah satu penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia. Tiga medali emas diraih dari nomor beregu putra, tunggal putra, dan ganda putra.
Alwi Farhan sukses merebut emas tunggal putra setelah menaklukkan rekan senegaranya, Moh. Zaki Ubaidillah, dalam partai final yang berlangsung sengit.
Sementara itu, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tampil gemilang di nomor ganda putra. Mereka mengalahkan unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, untuk memastikan medali emas.
Dari cabang atletik, Indonesia menambah 4 medali emas. Hendro Yap dan Violine Intan Puspita masing-masing menjadi yang terbaik di nomor jalan cepat 20 km putra dan putri. Sementara Robi Syianturi serta Odekta Elvina Naibaho meraih emas di nomor marathon putra dan putri.
Violine Intan Puspita sejak start awal tidak menemukan kesulitan dan mampu berjalan cepat sesuai waktu yang ditargetkan. Violine berhasil finish pertama dengan catatan waktu 1 jam 46 menit 52 detik.
Peringkat kedua diikuti atlet Myanmar Zen My Htet dengan waktu 1jam 47 menit 41 detik, dan peringkat tiga atlet tuan rumah Tangsrivong Kotchapon.
Selang beberapa menit Puspita finish pertama, atlet jalan cepat putra Hendro menyusul berhasil finish pertama dengan catatan waktu 1 jam 35 menit 25 detik, disusul atlet Myanmar dan Vietnam.
Dua tambahan medali emas lagi datang dari Robi Syianturi berjaya di men’s marathon, sementara Odekta Elvina Naibaho menjadi yang terbaik di women’s marathon.
Violine Intan Puspita usai pertandingan merasa senang bisa menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia. Dirinya mengaku sempat ketinggalan di empat lap terakhir sebelum finish, namun dia berhasil menyalip di dua lap terakhir.
“Saya senang bisa mendapatkan emas pertama di SEA Games 2025 Thailand. Emas ini menjadi kebanggaan buat diri saya pribadi untuk ke depan lebih semangat lagi meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Violine usai bertanding.
Sementara atlet jalan cepat putra Hendro merasa bersyukur bisa meraih medali emas di SEA Games Thailand ini. Dirinya sendiri sudah 6 kali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di ajang olahraga bergengsi Asia Tenggara ini.
“Ini adalah emas ke enam saya di ajang SEA Games. Tentu saya merasa bangga bisa kembali mendapatkan medali emas di SEA Games kali ini,” ujar Hendro.
Peraih emas Olimpiade Prancis 2024
Letda TNI Rizki Juniansyah kembali mempersembahkan medali emas dan pecahkan rekor terwujud saat turun di kelas 79 kg putra SEA Games 2025, Senin (15/12). Rizki sukses dengan angkatan clean & jerk fantastis seberat 205 kg.
Catatan ini mengantarkan Rizki pecahkan rekor asia dan rekor dunia untuk angkatan clean & jerk putra kelas 79 kg, yang sebelumnya tercatat seberat 204 kg.
Total angkatan Rizki seberat 365 kg juga menjadi rekor baru di Asia dan dunia untuk kelas 79 kg putra, melewati catatan sebelumny seberat 364 kg.
Tambahan emas juga datang dari cabang skateboard nomor street. Hutomo Basral Graito tampil dominan dan mengunci emas dengan skor tinggi, yakni 166,67




















































