JAKARTA – FIFA matchday tinggal menyisakan laga pada 12 hingga 20 Juni. Kemudian pada 4-12 September, setelah itu 9-17 Oktober, dan terakhir 13-21 November.
Federasi Sepakbola Palestina melalui Sekjen Firas Abu Hilal sudah mengirimkan surat balasan ke PSSI pada tanggal 15 Maret lalu tentang kesediaan mereka melakukan laga FIFA matchday pada 14 Juni mendatang.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengkonfirmasi hal ini. Pria yang juga menjabat sebagai menteri BUMN itu seperti dilansir dari situs PSSI, mengaku telah mendapat lampu hijau dari Presiden Federasi Sepak Bola Palestina.
“Mereka juga sudah mengirim surat resmi ke PSSI tentang kesediaan untuk melakukan satu pertandingan laga,’’ ujar Erick.
Saat ini Palestina menduduki ranking 93 dunia. Sedangkan Indonesia berada di posisi 151. Sebelum melawan Palestina, timnas Indonesia lebih dulu akan melawan Burundi pada 25 dan 28 Maret mendatang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
“Jadi PSSI jauh-jauh hari sudah merencanakan untuk menjalani laga FIFA matchday. Ini yang benar. Nah komunikasi terus dilakukan oleh kesekretariatan PSSI untuk laga-laga selanjutnya. Jika sudah ada update pada laga lainnya, kami akan beritahukan,” ujar Erick menambahkan.
Sementara itu, di luar level senior, PSSI masih terus bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia, 20 Mei hingga 11 Juni 2023. Sebanyak 24 negara, termasuk tuan rumah Indonesia bakal tampil pada kompetisi terbesar kedua yang digelar FIFA tersebut.
Turnamen rencana berlangsung di enam kota. Hanya saja, kehadiran Israel kini menjadi polemik. Timnas Israel seperti diketahui berhasil lolos sebagai salah satu wakil Eropa melalui babak kualifikasi. Indonesia sendiri sampai saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Bintang Daud tersebut.




















































