Tradisi Ritual Lepas Ancak Mpe Pecun, Warisan Budaya yang Terus Dijaga di Kota Tangerang

Kota Tangerang, intip24news.com –
Perayaan budaya sarat nilai spiritual kembali digelar lewat rangkaian ritual Lepas Ancak dan penghormatan Perahu Mpe Pecun di RT 04/03 kelurahan Karawaci kec.karawaci Kota Tangerang. Tradisi turun-temurun ini jadi bagian penting pelestarian budaya sekaligus simbol penghormatan kepada leluhur.

Ritual Lepas Ancak diawali dengan pelepasan sesaji berupa ancak. Ancak adalah wadah tandu kecil atau anyaman bambu berisi makanan, buah-buahan, dan perlengkapan sembahyang. Sesaji kemudian dilarung ke Sungai Cisadane sebagai bentuk permohonan izin, keselamatan, dan keberkahan kepada penguasa air sebelum festival dimulai. Prosesi ini melambangkan rasa syukur dan harapan agar masyarakat diberi keselamatan serta penghormatan terhadap alam.

Rangkaian berlanjut ke prosesi sakral Perahu Mpe Pecun yang punya nilai historis dan spiritual bagi masyarakat Tionghoa Tangerang. Mpe Pecun adalah sebutan penghormatan untuk perahu naga keramat. Tepat tengah malam tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek, perahu naga dimandikan dengan air khusus. Ritual ini melambangkan pembersihan lahir batin dan penyucian sebelum puncak perayaan. Di akhir festival, replika perahu naga berbahan kertas dipersembahkan untuk Mpe Pecun lalu dilarung atau dibakar di tengah Sungai Cisadane sebagai upacara penghantaran.

Seluruh rangkaian diselenggarakan Perkumpulan Boen Tek Bio. Tujuannya menjaga warisan budaya tak benda, memperkuat kebersamaan, dan meneruskan tradisi leluhur ke generasi mendatang. Tradisi ini sekaligus jadi identitas budaya Kota Tangerang yang terus dijaga hingga kini.

Bacaan Lainnya





Pos terkait