5 Negara Seteru China di Laut China Selatan

INTIP24NEWS | JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Udara Malaysia (RMAF), Jenderal Tan Sri Ackbal Abdul Samad, mengatakan bahwa jet-jet tempur China melakukan aktivitas mencurigakan di Laut China Selatan.

Ackbal mengatakan pesawat militer China terdeteksi terbang pada ketinggian 23.000 dan 27.000 kaki dengan kecepatan 290 knot.

16 pesawat China itu terbang melalui wilayah informasi penerbangan Singapura (FIR) sebelum memasuki Zona Maritim Malaysia dan Kota Kinabalu pada Senin (31/5).

“Kemudian, mereka terbang lebih jauh hingga mencapai hampir 60 mil laut dari pantai wilayah Sarawak, dan ini mengancam kedaulatan kami. RMAF kemudian meluncurkan pesawat Hawk 208 dari Skadron 6 dari Pangkalan Udara Labuan,” tutur Ackbal, seperti diberitakan Reuters.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, China menganggap jalur laut itu berada dalam garis batas wilayahnya. Negara pimpinan Xi Jinping itu memang mengklaim hampir 90 persen wilayah di Laut China Selatan.

Klaim itu tumpang tindih dengan wilayah Vietnam, Filipina, Taiwan, Brunei, dan Malaysia. China pun kerap berselisih dengan negara-negara tersebut.

Pada 19 November 2020, kapal China kembali berulah. Mereka mengganggu anjungan pengeboran Malaysia dan kapal pemasok yang beroperasi 44 mil laut (81,5 kilometer) lepas pantai.

Asian Maritime Transparency Initiative (AMTI) di Amerika Serikat melaporkan bahwa saat itu, Malaysia langsung mengerahkan kapal angkatan laut untuk membayangi kapal China.

Pada Oktober 2019, kapal China juga berlayar dekat wilayah Malaysia. Menurut Amerika Serikat, kapal-kapal itu menargetkan dua blok minyak dan gas.

Kapal penjaga pantai China itu berpatroli di dekat kapal bor yang dikontrak oleh perusahaan raksasa minyak dan gas Malaysia, Petronas.

Selain insiden yang menjadi sorotan ini, kapal-kapal Malaysia juga sering kontak verbal dengan China.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *