Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akhirnya secara resmi mendapat dukungan Partai Demokrat untuk dicalonkan sebagai Calon Presiden RI pada pemilu 2024 .
Pernyataan dukungan Demokrat itu disampaikan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada hari Rabu (25/1).
Partai Demokrat berharap, calon mitra koalisinya sebelum dideklarasikan secara formal sebagai Koalisi Perubahan, PKS dan Nasdem segera membentuk sekretariat bersama.
Pada kesempatan itu AHY menyatakan bahwa kerja tim kecil Koalisi sudah mendekati final. Partai Nasdem, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hampir enam bulan belakangan bekutat tentang rencana membentuk Koalisi Kebangsan yang bertajuk Koalisi Perubahan.
Tentu merupakan waktu yang cukup bagi ke tiga Cikal bakal Koalisi ini untuk memutuskan pilihan penting dan fundamental menghadapi Pemilu 2024 dan Pilpres 2024.
PDemokrat, PKS dan Nasdem sudah mempunyai satu keputusan untuk mendukung Anies sebagai bakal calon presiden. Salah satu pertimbangannya, Anies Baswedan adalah sosok yang dapat memberikan perubahan dan perbaikan.
Tentu saja berikutnya, ketiganya harus segera memutuskan siapa bakal Calon Wapres yang akan mendampingi Anies.
Jika ketiga partai Koalisi Perubahan sudah memiliki cara pandang yang sama, maka tidak salah jika untuk Cawapres segera diputuskan.
Katakanlah Demokrat dan PKS memang masing-masing memiliki aspirasi yang sama untuk kader utamanya diajukan sebagai Bacawapres. Tentu saja aspirasi ini sungguh sangat normal.
Misalnya saja soal siapa Cawapresnya, dapat diputuskan setengah periode pertama AHY sebagai menko polkam sebelum menjadi Wapres. Pada setengah periode ini Ahmad Heryawan (Aher) diposisikan sebagai wapres. Dikandung maksud bahwa Aher mempunyai pengalaman yang cukup tentang pemerintahan.
Sebagaimana diketahui, H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., disapa AHY, adalah seorang mantan perwira militer TNI AD dengan pangkat terakhir Mayor sebelum menyatakan mengundurkan diri saat mengikuti Pilkada DKI lalu.
Kelahiran: 10 Agustus 1978 (usia 44 tahun),ini telah mengabdikan diri sebagai prajurit TNI selama 16 tahun. Lulusan terbaik Akademi Militer angkatan tahun 2000 yang meraih sejumlah penghargaan.
H. Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Jawa Barat dari PKS, Kelahiran Sukabumi 19 Juni 1966 (usia 56 tahun), pendidikan: Institut Pertanian Bogor (2014), karier di dunia politik selain 2 periode memimoin Jawa Barat, Aher pernah menjadi Anggota DPRD DKI Jakarta
Jika Pemilu serta Pilpres dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai konstitusi dan undang-undang, maka pada gilirannys setengah periode selanjutnya AHY setelah ditugasi sebagai Mentri Polhubkam, saatnya didapuk sebagai Wapres Anies menggantikan Ahmad Heryawan yang telah mendampingi Anies pada stengah periode sebelumnya.
Sehingga pasca Anies presiden. Indonesia punya Stok Capres yang mumpuni dengan pengalaman ketata pemerintahan yang bagus.
Aher dan AHY kemudian akan mendapat kesempatan berkompetisi pada pilpres berikutnya setelah periode pertama Anies berakhir.
Demikian catatan dari pesisir utara Jakarta.
KH Ronggosutrisno Tahir/Direktur next sayati center






















































