Bocah Bekasi Terpanggil untuk Benahi Kabupaten Bekasi

KAB BEKASI | intip24news.com – Ditemui di kantornya di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Minggu (16/4) awak media intip24news.com menyerap uraian kata dan untaian kalimat yang amat dalam dan berkesan dari sosok tokoh muda yang menyebut dirinya Bocah Bekasi.

Lahir dan tumbuh sebagai putra asli Bekasi, kelahiran Tambun Selatan, adalah dia merasa terpanggil melihat kondisi perkembangan masyarakat Kabupaten Bekasi dengan segala aspek yang multi dimensi.

Dari masalah kebijakan pemerintahan kabupaten yang banyak dipengaruhi oleh para tokoh berpengaruh hingga persoalan ketimpangan penyerapan anggaran dan persaiangan memperebutkan lapangan pekerjaan antara orang lokal dengan pendatang.

Melihat kondisi tersebut, Bocah Bekasi merasa terpanggil memberikan pengabdiannya untuk melakukan kerja-kerja sosial politik, meski tak kecil tantangan dan hambatan yang bakal dihadapinya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dari bebera kepemimpinan sebelumnya, persoalan mendasar di Kabupaten Bekasi belum mampu dibenahi, beberapa bupati sebelumnya justru terhempas di tengah jalan.

“Persoalannya adalah ketika seorang bupati tidak sejalan lagi dengan tetua para tokoh berpengaruh, maka seketika yang bersangkutan ‘diihempaskan’. Oleh sebab itulah saya merasa terpanggil untuk merubah kondisi ini,” urainya.

“Begitu besar potensi sumberdaya, baik sumber daya alam dan sumberdaya manusia yang ada belum maksimal dimanfaatkan untuk sebesar besar kesejahteraan warganya.” imbuh dia.

Ia menyebut, ada persoalan yang akut dan telah lama menjadi isu kesenjangan antara pencari kerja dari luar daerah dengan pencari kerja lokal.
Ia mensinyalir dugaan adanya kong kalikong antara pihak perusahaan, agen penyalur dan dinas terkait yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi.

“Jika seorang calon tenaga kerja dibebankan rata-rata 7 juta, maka angka tersebut terbagi kepada tiga pihak tersebut, dan ini telah menjadi bisnis tersendiri hingga ke beberapa daerah di luar Kabupaten Bekasi. Jumlahnya tentu tidak sedikit, saat ini kondiisinya, dari seribu orang pelamar kerja, hanya 20% saja orang Bekasi yang diterima.” Ujar Bocah Bekasi dengan raut wajah menggambarkan rasa kekecewaan yang dalam.

“Mirisnya lagi, orang asli Bekasi yang kurang mampu, untuk memenuhi syarat yang diminta pihak tersebut terpaksa meminjam dari Bank Emok yang tentu saja justru menambah beban kehidupannya,” jelasnya.

Belum lagi dana CSR dari sekitar 7000an perusahaan dan industri, beserta sumber-sumber pendapatan daerah lainnya belum mampu mensejahterakan masyarakat Bekasi.

“Jika kita bicara dana CSR yang menjadi hak warga masyarakat Kabupaten Bekasi, tentu seharusnya dapat mrmenuhi kebutuhan dan layanan publik, jalan-jalan dan fasilitas umum seharusnya lebih bagus dari yang ada saat ini,” terangnya.

Melihat kondisi dari tahun ke tahun dari beberapa kepemimpinan, sang Bocah Bekasi merasa terpanggil untuk memimpin dan melakukan perubahsn-perubahan.

“Maka Bekasi ini harus dipimpin oleh orang asli Bekasi, sebab hanya Orang Bekasi asli lah yang memahami dan sudah tentu mengetahui apa yang harus dikerjakan. Bahkan untuk menghadapi tantangan dan hambatannya,” tegas dia.

Pada tiap kesempatan, terlebih saat bincang dengan awak media intip24news.com Bocah Bekasi menyampaikan niat dan tekad bulatnya yang amat tulus dan idealisme yang tinggi, bahwa dirinya siap bertarung dalam Pilkada mendatang.

Bocah Bekasi saat ini masih belum banyak menunjukan siapa jati dirinya, sebab masih aktif dalam dinas sebagai Anggota TNI AD. Pada akhir bulan April dan memasuki bulan Mei 2023 ini, dirinya bakal resmi purna tugas untuk dapat segera melakukan kerja-kerja sosial polotik demi tujuan dan niat sucinya.

Penulis: Hasan M





Pos terkait