INTIP24NEWS | JAKARTA – Solusi dua negara merupakan salah satu gagasan perdamaian yang selama ini didukung komunitas internasional, di mana Israel dan Palestina masing-masing mendirikan sebuah negara merdeka dan hidup berdampingan secara damai.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menyatakan bahwa solusi dua negara tersebut menjadi satu-satunya cara menyelesaikan sengketa Israel-Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Meski menegaskan kembali dukungan AS terhadap solusi dua negara, Blinken tidak bisa memastikan bahwa penyelesaian konflik Palestina-Israel ini bisa berjalan dalam waktu dekat.
Namun, di era pemerintahan Presiden Donald Trump, sikap tradisional AS dalam merespons konflik pelik tersebut berubah. Di tangan Trump, AS bahkan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Kota suci bagi tiga agama itu merupakan salah satu sumber utama pertikaian Israel-Palestina selama ini. Baik Israel-Palestina sama-sama mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka.
Kini, Biden memastikan bahwa arah kebijakan AS akan kembali seperti dulu, yaitu mendukung solusi dua negara.
“Tak ada perubahan dalam komitmen saya terhadap keamanan Israel. Titik. Namun, ada yang berubah. Perubahannya adalah kami tetap membutuhkan solusi dua negara. Itu adalah satu-satunya jawaban,” ucap Biden.























































