JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani hingga Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) Ivan Yustiavandana tiba di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Senin (20/3/2023).
Ivan tiba di lokasi terlebih dahulu pada pukul 13.25 WIB dan langsung memasuki gedung Kemenko Polhukam.
Disusul oleh Sri Mulyani yang sempat menyapa awak media dengan ucapan selamat siang.
Kedatangan keduanya bertujuan untuk rapat bersama Menko Polhukam Mahfud MD soal dana janggal Rp300 triliun di Kemenkeu.
Sebagai informasi, awalnya, dugaan transaksi janggal Rp 300 triliun ini diungkap oleh Menko Polhukam Mahfud Md setelah menjadi pembicara di UGM, Yogyakarta, pada Rabu (8/3). Mahfud mendapat informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahwa ada transaksi senilai Rp 300 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Mahfud mengaku mempunyai bukti otentik terkait pernyataannya tersebut. Dia pun siap buka-bukaan soal temuan transaksi Rp 300 triliun itu saat dipanggil DPR pekan depan.
“Di sejumlah media, diberitakan DPR akan meminta saya untuk jelaskan soal transaksi mencurigakan Rp 300 T di Kemenkeu. Saya siap memenuhi undangan DPR untuk menjelaskan dan menunjukkan daftar dugaan pencucian uang Rp 300 T, masalah ini memang lebih fair dibuka di DPR. Saya tidak bercanda tentang ini,” kata Mahfud Md dalam akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu (18/3).



















































