Mundur Sebagai Menpora, Zainudin Amali akan Fokus Urus PSSI

JAKARTA – Mantan Menpora Zainudin Amali menyatakan akan fokus mengurus PSSI setelah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu diketahui telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Menpora secara resmi kepada Presiden Joko Widodo pada Senin.

“Sebagaimana sudah saya janjikan bahwa pada Senin, saya akan ketemu dengan Pak Presiden. Saya menyampaikan surat pengunduran diri pada Kamis (9/3) dan tadi pagi sekitar jam 10.30 waktu Bali, saya sudah diterima Pak Presiden.

Beliau sudah mengizinkan saya untuk mundur sebagai Menpora,” ucap Zainudin setelah turut meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Bacaan Lainnya

 Seperti dikutip dari Antara, Zainudin Amali secara resmi telah mengajukan surat pengunduran dirinya ke Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, pada Kamis (9/3) silam.

Keputusannya untuk melepas jabatan di Menpora bukannya tanpa alasan.Pria berusia 60 tahun itu mengaku ingin fokus mengurusi sepak bola.

Zainudin Amali menyebut sebenarnya Presiden Joko Widodo tak mempermasalahkan andai dirinya rangkap jabatan.

Namun, ia merasa tak etis jika dirinya sebagai menpora hanya fokus mengurusi sepak bola dan menutup mata cabang olahraga (cabor) lainnya

Zainudin pun menyatakan belum tahu apakah penggantinya akan berstatus sebagai pelaksana tugas atau Menpora definitif. Ia menyatakan hal itu merupakan wewenang Presiden.

Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Menpora, Zainudin menegaskan masih akan membantu persiapan dan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada Mei karena masih terikat tugas sesuai Keputusan Presiden Nomor 19, yaitu sebagai ketua INAFOC (Indonesia World Cup 2023 Organizing Comitee).

“Saya tetap akan membantu (Piala Dunia U-30). Itu komitmen saya kepada Bapak Presiden. Saya akan membantu FIFA under 20 World Cup dan juga kegiatan-kegiatan olahraga. Saya tetap ada di lingkungan olahraga karena passion saya di situ.

Zainudin diketahui berhasil memenangi kursi Wakil Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang berlangsung pada 16 Februari silam. Ia awalnya memenangi suara terbanyak dengan 66 suara, namun pemilihan harus diulang karena ada dugaan kecurangan terhadap kandidat lain yakni Ratu Tisha.

Pada pemilihan kedua, Zainudin tidak terpilih. Ratu Tisha memenangi suara terbanyak dengan 54 suara dan Yunus Nusi memenangi 53 suara. Namun Yunus Nusi memilih mengundurkan diri dari pemilihan sehingga Zainudin dapat menduduki posisinya saat ini.

Pos terkait