INTIP24NEWS | BEKASI Bekasi -Pembunuhan seorang wanita di dalam rumahnya yang beralamat di Perumahan Griya Asri 2, Jalan Pandawa Raya RT. 04 / RW. 23 Blok E -13, Ds. Sumber Jaya, Kec. Tambun Selatan (25/4) telah terekam CCTV saat pelaku kabur dari rumah.
Pembunuhan tersebut terjadi pada wanita bernama Wulandari yang diduga telah di bunuh oleh suaminya sendiri. Setelah membunuh pria yang bernama MY, yang merupakan suami korban, karena takut diketahui oleh warga, pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa motor dan terekam CCTV tetangga.
Orang tua korban Muhamad Toha mengatakan, kedatanganya kerumah anakanya karena sudah lama tidak berkomunikasi.
“Dengan rasa curiga mendatangi kediaman korban (WD) di daerah Tambun. Ketika di ketok-ketok pintu rumah tidak ada yang menjawab dari dalam, tapi tiba-tiba telihat ada lalat dan mencium ada bau busuk.”
” Lalu mendobrak pintu, dilihatnya Wulandari sudah mati dengan berlumuran darah di ruang tamu, seketika Toha dan Istrinya meminta tolong pada tetangga sekitar,” kata Toha.
Muhamad Toha orang Tua Korban menjelaskan, “kematian anaknya adalah di bunuh, karena saat kematian Wulandari, suami pergi melarikan diri membawa motor, hal ini ada dugaan dan pirasat Saya sebagai orang tua bahwa anak Saya dibunuh oleh Suaminya sendiri,” jelas Toha.
Ia memaparkan, “hubungan suami istri Wulandari dengan Muhamad Yasin sudah cukup lama dan dikaruniai dua orang anak, namun Muhamad Yasin yang beras dari India, semenjak Covid-19 rumah tangga mereka sering cekcok bahkan pernah mengacam anak Saya mau di siram pakai air keras,” papar Toha.
Dengan kejadian Kasus Pembunuhan Wanita yang berada di Perumahan Gria Asri 2, Jalan Pandawa Raya RT. 04 / RW. 23 Blok E-13 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, sempat kerekam oleh CCTV milik tetangga depan rumah, hal ini dapat memudahkan pihak Kepolisian untuk mengungkap Kasus Pembunuhan serta menangkap Pelaku Pembunuhan Wanita tersebut.
Masyarakat mengharapkan agar pihak Kepolisian Sektor Tambun dan Jajaran Polres Metro Bekasi dapat mengungkap Kasus Pembunuhan Wanita bernama Wulandari (Korban), karena ada jejak rekaman CCTV yang terekam saat Muhamad Yasin lari dari rumah dan terlihat jelas dari CCTV, dengan kejadian tersebut mayat wanita dibawa ke RS Kramat Jati untuk diotopsi.
( Jul )

















































