INTIP24NEWS | BEKASI – Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki menginstruksikan rencana perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi sebagai salah satu prioritas rencana daerah, dianggarkan pada tahun 2023.
Hal ini menjadi salah satu upaya memaksimalkan kinerja para tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang mumpuni.
Membahas hal tersebut, Plt. Bupati Bekasi menghadiri rapat bersama Plt. Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi beserta pimpinan dan dinas terkait di RSUD Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cibitung.
Lebih lanjut, dirinya meminta tiga lahan alternatif yang diajukan oleh RSUD Kabupaten Bekasi seluas 5 hektar, yang akan jadi perluasan rumah sakit, secepatnya dibebaskan.
Sementara itu, menurut Plt. Direktur RSUD, dr. Alamsyah mengatakan, “terdapat 5 lahan yang akan menjadi rencana pembangunan area perluasan, antara lain PT. Bridon seluas 3 hektar, tanah belakang RSUD Kabupaten Bekasi milik warga seluas 1,4 hektar, parkiran truk seluas 2,9 hektar,” kata Alamsyah.
“Tanah belakang RSUD Kabupaten Bekasi milik Mulyanto seluas 1 hektar, serta tanah belakang RSUD Kabupaten Bekasi milik Nami seluas 0,5 hektar.” jelasnya.


























































