Oleh: Herni Aning Subandini
Sejak di bangku sekolah dasar (SD) selalu diajarkan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, lantas apa itu sebenarnya wawasan kebangsaan dan bela negara?
Wawasan kebangsaan merupakan pengetahuan atau pemahaman mengenai asal usul suatu bangsa meliputi sejarah, budaya dan nilai-nilai yang mekekat pada diri setiap bangsa.
Diantaranya yaitu pemahaman mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap orang harus mampu memahaminya untuk dijadikan dasar dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara.
Nilai-nilai yang mendasari sikap bela negara diantaranya:
Cinta tanah air;
sadar berbangsa dan bernegara setia pada Pancasila sebagai ideologi negara;
Rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan
Kemampuan awal Bela Negara.
Nilai wawasan kebangsaan dan bela negara keduanya merupakan hal yang penting untuk mendasari kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai-nilai tersebut harus dipupuk sedini mungkin agar tidak menjadi generasi penerus yang apatis akan bangsanya sendiri, terutama untuk generasi muda atau yang bias akita sebut Gen Z. Gen Z memiliki harapan besar bagi masa depan bangsa.
Gen Z merupakan generasi anak muda yang hidup sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi, yang mana mereka sangat gampang untuk mendapatkan akses ke berbagai media salah satu contohnya media sosial.
Yang mana Gen Z diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik demi masa depan bangsa melalui media sosial. Namun dengan perkembangan sosial media sekarang,
Gen Z harus waspada dan berhati-hati dikarenakan banyak kejahatan yang timbul dari media sosial, seperti halnya penipuan, berita bohong (hoax), Hate Speech dan lain sebagainya.
Kejahatan tersebut dapat menyerang fisik maupun mental secara tidak langsung. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap sikap kesiapsiagaan bela negara, yang mana unsur pentingnya seseorang dianggap siap melakukan bela negara yaitu harus sehat fisik dan sehat mentalnya.
Berikut ini beberapa upaya dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari risiko kejahatan:
Memahami aturan-aturan yang berkaitan dengan Teknologi dan Informasi;
Menggunakan etika yang baik dalam bersosial media;
Tidak menyebarluaskan informasi atau data pribadi ke sosial media;
Cek dan telah terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum membagikan informasi melalui sosial media;
Disinilah peran Gen Z sebagai generasi penerus bangsa dibutuhkan, Gen Z harus mampu menggunakan sosial media secara optimal untuk mengkomunikasikan hal-hal baik.
Gen Z juga dapat menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan konten-kontenya kepada dunia luar meliputi hal-hal indah apa saja yang ada di Indonesia mulai dari budaya, bahasa kuliner, wisata alam dan lain sebagainya.
Gen Z memiliki peran penting untuk selalu berpedoman pada nilai-nilai wawasan kebangsaan dan bela negara agar terciptanya suasana bersosial media yang aman, damai dan saling menghormati satu sama lain.






















































