Namun, mereka tetap saja bukan putra-putra asli Indonesia yang pada akhirnya telah menjajah Tanah Air.
“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh pemuda Indonesia, seluruh bangsa Indonesia, seluruh rakyat Indonesia berilah kesempatan terbaik untuk memimpin bangsa ini dari putra bangsamu sendiri,” tuturnya.
“Prabowo oke, Ganjar oke. Dan jangan karena pernah terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta lalu terlalu kepedean ingin menjadi presiden,” ucapnya.
“Nggak. Jangan. Anda menjadi Gubernur DKI Jakarta bukan karena komunitas yang kuat disitu, bukan, karena kontestasi politik kemarin mendorong dorong agama memaksa-maksa agama kemudian melahirkan Anies Baswedan menjadi Gubernur. Tetapi untuk menjadi presiden jangan jugalah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Bangsa Indonesia ini terdiri dari beberapa bangsa – bangsa yang memang memiliki leluhur yang asli Sulawesi memilik
leluhur, Kalimantan memiliki leluhur, Sumatra memiliki leluhur, Papua memiliki leluhur, Jawa memiliki leluhur. Leluhur leluhur inilah yang menjadi putra- bangsa Indonesia asli yang harus diberikan kewenangan untuk memimpinnya.
“Saya beri ilustrasi, anda boleh saja lahir dan besar di rumah saya, tetapi untuk menjadi tuan rumah di rumah saya tidak akan mungkin saya beri kesempatan itu.Tidak logis namanya,” ujarnya.
“Anda boleh saja memiliki orang tua, atau mengaku memiliki orang tua menjadi pahlawan di negara ini tetapi untuk menjadi presiden sadar diri. Jangan . Ini yang saya ingin mengunggah. Terimakasih,” katanya.
Namun belajangan Ketua Umar Bonte memberi penjelasan terkait video yang dianggap rasis terhadap bakal calon presiden Anies Baswedan. Umar Bonte menjelaskan dia tidak pernah bermaksud rasis.
“Jadi video yang beredar itu tidak pernah kita bermaksud untuk rasis. Jadi justru kita ingin mengingatkan bahwa dalam pentas politik ke depan tidak boleh mengangkat isu rasis, menghina, atau menggerakan orang dalam potensi dirinya. Boleh-boleh saja kita menjadi presiden, menjadi apa itu boleh-boleh saja, tetapi pilihan politik saya bisa saja kemukakan seperti itu,” kata Umar Bonte, dikutip dari Detik.com, Jumat (12/5/2023).




















































