Umar Bonte mengatakan, dia mengakui Anies adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden. Namun, Umar Bonte mengaku tidak memilih Anies.
“Pak Anies kan warga negara Indonesia, dan dia punya hak, nggak ada masalah dengan Pak Anies, tapi saya tidak memilih dia, gitu,” katanya.
“Intinya harapan saya dalam video yang beredar itu tidak ada satu pun yang menghina atau merendahkan suku bangsa, dan memang tidak diperbolehkan, tapi Anies untuk maju sebagai presiden itu hak dia dan itu bisa, secara undang-undang dia mempunyai hak untuk maju, seperti itu. Dan tidak ada menghina, menyebut, tidak ada. Dan tidak boleh di dalam kontestasi demokrasi menghina dan merendahkan suku bangsa tidak boleh itu melanggar undang-undang,” katanya.
Meski demikian, Umar meminta maaf jika ada orang lain yang merasa terganggu dengan video tersebut. “Kalau untuk video ini artinya apabila ada orang-orang yang merasa terganggu dengan video itu saya menyampaikan permohonan maaf saya, ya artinya kalau ada orang yang merasa terganggu, tetapi tidak pernah kita mengatakan sesuatu hal yang salah di situ,” kata Umar.




















































