TPN Ganjar-Mahfud: Ketika Elit Politik Tak Miliki Etika, Ganjar akan Ingatkan Nilai Luhur Bangsa

Ammar mengatakan, produk kebudayaan Indonesia sudah banyak yang diakui dunia, seperti musik, film, dan bahkan beberapa produk sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (intangible culture heritage).

“Mas Ganjar bila diberi mandat memimpin bangsa lima tahun mendatang, tentu akan melanjutkan capaian-capaian produk kebudayaan seperti itu, seraya tetap mengaktualkan nilai peradaban dengan meneladani perilaku dan gaya hidup para pendiri bangsa,” kata dia djkutip Liputan6.com

“Mas Ganjar melihat, para pendiri bangsa berani hidup sederhana, sebagai wujud empati pada nasib rakyat kecil, kelak Mas Ganjar akan menggunakan mobil sekelas Kijang untuk kendaraan dinas sehari-hari, mobil limousine hanya untuk keperluan protokoler, semisal saat menyambut kedatangan pemimpin negara sahabat,” sambung Ammar.

Ammar mengatakan, keberanian hidup sederhana, adalah termasuk budaya, utamanya dalam aspek nilai dan tradisi, yang akan diperkenalkan oleh paslon Ganjar-Mahfud Md. Penguasa di masa lalu, lanjut dia, juga pernah

Bacaan Lainnya

memperkenal nilai atau tradisi ‘Revolusi Mental, yang sudah tidak jelas lagi bagaimana kelanjutannya, dan implementasinya di lapangan.

“Dalam soal etika sebagai penguasa atau elite politik saat ini, selain tiadanya rasa malu, juga tidak memiliki rasa ‘sungkan’, istilah serapan dari bahasa Jawa. Sungkan ini mirip-mirip maknanya dengan tenggang rasa, meskipun tidak pas benar. Kita semua menjadi saksi, penguasa sekarang tidak memiliki rasa sungkan dan rasa malu lagi, dengan menerabas segala cara untuk mengejar kekuasaan,” tutur Ammar.





Pos terkait