Walikota Bekasi Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

INTIP24NEWS | KOTA BEKASI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah menangkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022).

Dikutip dari Antara, berdasarkan keterangan Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, KPK sudah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu pada pukul 13.00 sampai 14.00 WIB.

Setelah OTT, KPK lalu membawa para pihak ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk segera dimintai keterangan. Salah satu yang dibawa ialah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Tim Satgas KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan pihak lainnya serta mengamankan barang bukti sejumlah uang.

Bacaan Lainnya

Walau begitu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron tidak merinci berapa jumlah uang yang diamankan.

“Mohon bersabar sampai pada saatnya nanti kami akan sampaikan setelah pemeriksaan selesai,” kata Nurul Ghufron.

 Pada hari penangkapan, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku belum mengetahui bahwa Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terjaring OTT KPK.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Sukur Nababan saat bersama Tri di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

 Setelah penangkapan, rumah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Perumahan Pondok Pekayon Indah, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat terlihat sepi.

Hanya ada satpam dan sejumlah sepeda motor serta kendaraan pamwal yang terparkir di depan rumah Wali Kota Bekasi. Hal yang sama juga terjadi di Kantor WaliKota Bekasi di Gate 19 Stadion Patriot Candrabhaga juga terpantau sepi tanpa ada penjagaan.

 Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu selama 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap, termasuk keterlibatan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

 Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat mengaku masih menunggu klarifikasi terkait kejelasan operasi yang dilakukan KPK.

Seperti yang diketahui, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi juga menjabat Ketua DPD Golkar Kota Bekasi.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bekasi, Daryanto mengaku terkejut saat mendengar kabar penangkapan KPK terhadap Wali Kota Bekasi.

“Pagi-nya sampai siang tadi khan kita ketemu (dengan Wali Kota Bekasi) saat paripurna dengan DPRD. Terus saya tadi dapat info siang dijemput KPK,” kata dia.

Pos terkait