15 Mei Diperingati Warga Palestina sebagai Hari Nakba, Ini Historinya

INTIP24NEWS.COM – Pada setiap tanggal 15 Mei jutaan orang di Palestina memperingayi Hari ‘Nakba’ (malapetaka) yang mengacu pada pembersihan etnis Palestina oleh milisi Zionis untuk membuka jalan bagi pembentukan negara Israel pada tahun 1948.

Dangan misi militer yang terencana, pasukan Zionis membunuh ribuan warga Palestina, menghancurkan ratusan desa, dan secara paksa mengusir 80 persen penduduk Palestina dari tanah air mereka.

Hanya dalam kurun satu tahun kekerasan tanpa henti, Negara Israel yang baru dibentuk merebut 78 persen wilayah bersejarah negara Palestina.

22 persen sisanya, Tepi Barat dan Jalur Gaza, diduduki oleh Israel 19 tahun kemudian dan tetap berada di bawah kekuasaan militer Israel.

Bacaan Lainnya

Dirunut dari seharah, Palestina adalah bagian dari Kekaisaran Ottoman selama ratusan tahun hingga direbut oleh Inggris Raya pada akhir Perang Dunia Pertama (1914-18).

Liga Bangsa-Bangsa (sekarang PBB) memberi Inggris “mandat” atas Palestina setelah perang mengalahkan kekaisaran Ottoman Turki, dengan pengaturan yang tidak mempertimbangkan keinginan aspirasi penduduk asli Palestina.

Tujuan yang dinyatakan dari mandat Liga Bangsa-Bangsa adalah “memberikan bantuan administratif dan nasihat” kepada penduduk asli sampai mereka dianggap mampu berdiri sendiri sebagai negara merdeka.

Namun, dalam kasus Palestina, Mandat Inggris memasukkan “Deklarasi Balfour” di mana Inggris telah berjanji untuk mendirikan “sebuah rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di suatu tempat”, yang jumlahnya kurang dari 10 persen populasi pada saat itu jika dibandingkan sekarang.





Pos terkait