20 Negara Nyatakan Bergabung, Peran Penting BRICS Semakin Strategis

INTIP24 – Lebih dari 20 negara telah secara resmi mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS dan beberapa negara lainnya telah menyatakan minatnya untuk menjadi bagian dari kelompok lima negara tersebut.

Aliansi BRICS yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan itu tengah mengadakan KTT di Johanesberg ibu kota Afrika Selatan tanggal 22 hingga 24 Agustus.

“Afrika Selatan mendukung perluasan keanggotaan BRICS,” kata Presiden Cyril Ramaphosa, dalam pidato yang disiarkan televisi secara nasional pada Minggu malam, sebelum pertemuan puncak ke-15 blok ekonomi tersebut, yang akan diselenggarakan oleh negaranya minggu ini.

“Nilai BRICS melampaui kepentingan para anggotanya saat ini,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

KTT akan membahas kemungkinan perluasan blok tersebut, yang saat ini terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

Melansir RT.com, KTT akan dihadiri oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Rusia akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, sedangkan Presiden Vladimir Putin akan berpartisipasi melalui konferensi video.

Sementara itu, Indonesia hadir pada KTT di Johanesberg. Presiden Joko Widodo telah bertolak pada pada Ahad (20/8/2023) dari Bandara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara.

Di sela-sela acara KTT BRICS, Jokowi juga diagendakan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan berbagai kepala negara. “Dan tentunya di sela-sela KTT BRICS akan dilakukan berbagai pertemuan bilateral dengan berbagai kepala-kepala negara yang lainnya,” kata dia.

Kendati demikian, dalam kehadirannya di KTT BRICS ini Jokowi tidak menyampaikan apakah Indonesia akan bergabung dalam keanggotaan BRICS.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyampaikan pemerintah akan segera memutuskan soal kemungkinan Indonesia akan bergabung dengan organisasi BRICS. BRICS yang terdiri atas Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan saat ini tengah diramaikan dengan isu penambahan anggota.

Editor: Hasan M

Pos terkait