AS Lancarkan Operasi Besar ke Venezuela, Tangkap Presiden Maduro dan Istrinya

JAKARTA | INTIP24 News – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan telah berhasil melancarkan serangan militer berskala besar terhadap Venezuela dan menangkap presiden Nicolas Maduro beserta istrinya.

“AS telah berhasil melaksanakan sebuah operasi serangan berskala besar terhadap Venezuela. Dalam operasi tersebut, pemimpin Venezuela, Presiden Nicolas Maduro, bersama istrinya, berhasil ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulis Trump di platform Truth Social.

“Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS. Rincian lebih lanjut akan disampaikan kemudian. Konferensi pers akan diadakan hari ini pukul 11.00 di Mar-a-Lago,” sambung pernyataan tersebut.

Kantor berita Associated Press melaporkan terjadi setidaknya tujuh ledakan di ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1/2025) pukul 02.00 waktu setempat. Pemerintah Venezuela menyebut AS melancarkan serangan terhadap instalasi militer dan sipil mereka.

Bacaan Lainnya

Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan kepada CBS bahwa operasi tersebut dilakukan oleh Delta Force, unit misi khusus utama Angkatan Darat AS.

Mereka telah terlibat dalam operasi tingkat tinggi, termasuk serangan tahun 2019 yang menewaskan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, dan penangkapan pemimpin Panama Manuel Noriega pada tahun 1989.

Berbicara kepada New York Times, Trump menyebut operasi tersebut “brilian”, dan menambahkan bahwa “banyak perencanaan yang baik dan banyak pasukan yang hebat” ikut ambil bagian.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada outlet tersebut bahwa tidak ada warga Amerika yang terbunuh atau terluka dalam operasi tersebut tetapi tidak mau mengomentari korban di Venezuela.

Dalam pada itu, diperoleh laporan pernyataan dari kedutaan besar Venezuela di Jakarta.


“Dengan ini kami sampaikan komunike resmi dari Pemerintah Bolivarian Venezuela terkait agresi militer serius yang baru-baru ini dilakukan oleh Pemerintah AS terhadap wilayah dan rakyat Venezuela,” bunyi pernyataan tertulis Kedutaan Besar (Kedubes) Venezuela di Jakarta.





Pos terkait