Bersiap untuk Perang, China Mulai Latihan Militer di Dekat Perbatasan Taiwan

INTIP24NEWS – Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) telah memulai latihan militer di lepas pantai Provinsi Fujian, tepat di seberang selat antara wilayah daratan China dan Negara Pulau Taiwan.

Latihan diadakan dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam pada hari Sabtu di dekat pulau Pingtan di lepas pantai Fujian itu diumumkan secara terbuka di tengah meningkatnya ketegangan dengan Washington atas status pulau yang berpemerintahan sendiri itu.

Kantor berita resmi Xinhua mengutip PLA.
Pejabat maritim Pingtan telah mengeluarkan peringatan yang memerintahkan semua kapal untuk menjauhi daerah tersebut selama latihan.

Pengumuman itu tidak memberikan rincian tentang persenjataan atau unit yang akan diuji selama latihan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pejabat China berulang kali mengeluarkan peringatan bulan ini bahwa perjalanan yang direncanakan oleh Ketua DPR AS Nancy Pelosi (D-California) ke Taiwan akan merusak hubungan Amerika dengan China dan dapat memicu tanggapan militer.

Pelosi berangkat ke Asia pada hari Jumat, dilaporkan dengan rencana kunjungan ke Jepang, Korea Selatan, Malaysia dan Singapura.
Perhentian di Taiwan tercantum dalam rencana perjalanannya sebagai “tentatif”, menurut NBC News.

Pelosi akan menjadi pejabat tertinggi pemerintah AS yang mengunjungi Taiwan sejak Ketua DPR Newt Gingrich melakukan perjalanan ke Taipei pada 1997. Namun, tidak seperti Pelosi, Gingrich tidak mewakili partai yang berkuasa di Washington saat itu.
Kebijakan resmi AS adalah untuk mengakui, tanpa mendukung, klaim kedaulatan Beijing atas Taiwan.

Ketegangan atas republik pulau telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, sebagian dalam perjalanan ke Taipei oleh politisi AS.

Presiden China Xi Jinping memperingatkan Presiden AS Joe Biden dalam panggilan telepon pada hari Kamis bahwa Beijing tidak akan mentolerir “campur tangan eksternal” dalam urusan China dengan Taiwan.

“Mereka yang bermain api akan binasa karenanya,” katanya kepada Biden.

“Diharapkan AS akan melihat dengan jelas tentang ini.” Imbuh dia.

Merujuk pada latihan hari Sabtu ketika memposting pesan media sosial yang mengatakan, “Bersiap untuk perang.”
Postingan tersebut dilaporkan memicu reaksi publik yang kuat di China, termasuk ratusan ribu acungan jempol di Sina Weibo.

Sumber: RT
Editor: Hasan M

Pos terkait