INTIP24NEWS – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi telah mengungkapkan bahwa kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan merupakan bagian dari taktik AS yang bertujuan menciptakan dalih untuk mengerahkan lebih banyak militernya ke wilayah tersebut.
Dalam sebuah pernyataan yang dibuat selama kunjungannya ke Bangladesh yang diterbitkan pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri China mengatakan, ada tanda-tanda Amerika Serikat sedang mencoba untuk mengulangi trik lamanya.
Diplomat tersebut mengklarifikasi bahwa Washington memiliki sejarah dalam menciptakan masalah terlebih dahulu, lalu menggunakannya untuk mewujudkan rencana strategisnya sendiri di tempat lain di dunia.
Menurut menteri, pemain regional harus menentang peningkatan kehadiran militer Amerika di sekitar Taiwan.
Beijing mengingatkan Washington, “Taiwan bukan bagian dari Amerika Serikat, tetapi wilayah China,” sebut Menlu China.
Ia menambahkan, “dengan memberikan lampu hijau untuk kunjungan Pelosi, AS telah mengingkari komitmen yang sebelumnya mereka nyatakan terhadap integritas teritorial China.”
Wang kemudian menggambarkan reaksi kuat China, sah, masuk akal, perlu, terbuka, dan pantas.”
Dia menegaskan, “langkah-langkah yang dimaksud ditujukan untuk menghalangi upaya AS menggunakan Taiwan untuk mengendalikan China.’”
Senada dengan Menlu, diplomat China berpendapat bahwa kunjungan Pelosi memaafkan pasukan separatis yang mendukung kemerdekaan Taiwan.
“Sebagai orang peringkat ketiga di pemerintahan AS, Pelosi bergabung dengan separatis dan berperang melawan orang-orang China,” katanya.
Menteri luar negeri menyebut prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara lain sebagai aturan penting untuk hubungan antar negara.
“Saat ini, ketika intimidasi sepihak merajalela dari waktu ke waktu, komunitas internasional harus membentuk konsensus yang lebih jelas tentang hal ini, membuat suara yang lebih kuat, bersama-sama menjaga norma-norma dasar hukum internasional, dan bersama-sama menjaga hak dan kepentingan yang sah dari semua negara berkembang.
Dalam pada itu, pemimpin Bangladesh mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kembali dukungannya terhadap kebijakan Satu-China Beijing.
Sudah lama menjadi kebijakan resmi AS untuk mengakui, tanpa mendukung, klaim kedaulatan China atas Taiwan.
Beijing membuat ancaman berulang sebelum kunjungan Pelosi ke Taipei, dengan mengatakan perjalanannya akan merusak kedaulatan China dan merusak hubungan AS-China.
Dalam panggilan telepon dengan Presiden AS Joe Biden hanya beberapa hari sebelum Pelosi melakukan perjalanan ke Asia-Pasifik, Presiden China Xi Jinping memperingatkan, “Mereka yang bermain api akan binasa karenanya.”
Setelah peringatan itu diabaikan dan Pelosi melanjutkan kunjungannya ke Taiwan, China memutuskan hubungan militer dan iklim dengan Washington.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
.
















































