INTIP24NEWS | JAKARTA – Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Singapura akan mengirimkan 200 ventilitator dan 256 silinder oksigen kosong berukuran 40 liter. Bantuan itu disampaikan melalui Kementerian Luar Negeri.
Pengiriman itu akan didatangkan ke Tanah Air berbarengan dengan pengiriman oksigen konsentrator yang dipesan pemerintah Indonesia kepada Singapura.
“Jadi bukan hanya bantuan atau donasi saja (yang datang), tetapi juga ada alat kesehatan yang dibeli oleh pemerintah,” ujar Luhut dalam keterangannya, Jumat, 9 Juli 2021.
Selain oksigen kosong dan ventilitator yang dikirim melalui Kementerian Luar Negeri, Singapura melalui Kementerian Pertahanan akan membrikan bantuan alat-alat pelindung kesehatan dan kebutuhan medis.
Bantuan itu berupa 756 oksigen silinder, 600 oksigen konsentrator, 220 ventilator, dan berbagai perlengkapan masker bedah, masker N95, dan kelengkapan alat bedah atau alat perlindungan diri (APD).
Seperti diberitakan, Indonesia mulai menerima bantuan berupa alat-alat kesehatan sampai vaksin dari pemerintah negara sahabat. Bantuan alat medis datang dari Singapura, Australia, dan Uni Emirate Arab.
Adapun negara lain, yakni Australia, akan mengirimkan seribu ventilitator. Ventilitator dibawa ke Indonesia pada Jumat, 9 Juli, menggunakan pesawat.
Sementara itu, pekan depan, Uni Emirate Arab atau UEA akan memberikan bantuan berupa vaksin. UEA akan memberikan 250 ribu dosis vaksin Sinopharm.














































