KH Yahya Cholil Staquf telah ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021-2026. Penetapan tersebut berdasarkan sidang pleno V yang berlangsung di Universitas Lampung, Jumat, 12 Desember 2021 lalu. Pada periode sebelumnya, Gus Yahya, julukannya, diamanahi sebagai Katib Aam PBNU masa khidmat 2015-2020.
Sosok kelahiran 15 Februari 1966 di Rembang ini diketahui sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah. Gus Yahya merupakan putra dari tokoh besar NU KH Muhammad Cholil Bisri. Kakeknya, KH Bisri Mustofa, merupakan penyusun Kitab Tafsir Al Ibris.
Selain itu, Gus Yahya merupakan saudara dari Menteri Agama RI sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor KH Yaqut Cholil Qoumas. Dia juga memiliki hubungan darah dengan Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri, yang merupakan pamannya.
Latar belakang pendidikan Gus Yahya adalah santri karena lahir dan besar di lingkungan pesantren. Masa mudanya mondok ke Madrasah Al Munawwir Krapyak, Kota Yogyakarta, asuhan KH Ali Maksum. Selepas di pesantren, Gus Yahya kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Gadjah Mada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Gus Yahya juga tercatat memberikan kiprah di pemerintahan. Pada masa kepemimpinannya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Presiden RI tahun 1999-2001, dia dipercaya sebagai juru bicara. Sedangkan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia dipercaya menjadi salah satu Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Dia dilantik di Istana Negara, Jakarta pada 31 Mei 2018 lalu.



















































