Profil Ketua Umum PP Haedar Nashir
Haedar Nashir yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah pada 20 November 2022 lalu. Periode sebelumnya sosok kelahiran Bandung pada 28 Februari 1958 ini juga telah menjabat pada 2015-2020. Ia bergabung dengan Muhammadiyah sejak 1983.
Kala itu, Haedar ditunjuk sebagai Ketua I Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Pada era 1985-1990, kariernya meroket. Dia menduduki jabatan Deputi Kader PP Pemuda Muhammadiyah hingga menjabat sebagai Ketua Badan Pendidikan Kader (BPK) dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah.
Adapun riwayat pendidikan Haedar yaitu di Pondok Pesantren Cintawana, Tasikmalaya, Madrasah Ibtidaiyah Ciparay di Bandung, SMP Muhammadiyah III di Bandung, SMA Negeri 10 Bandung, dan STPMD APMD Yogyakarta (lulusan terbaik).
Dia juga mengemban pendidikan Pascasarjana S2-Sosiologi UGM (Cumlaude), dan Pascasarjana S3 Sosiologi UGM (Cumlaude). Dia mengambil Gelar Profesor, Bidang Ilmu Sosiologi, Unit Kerja di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Selain aktif di Muhammadiyah, Haedar merupakan seorang Dosen Program Doktor Politik Islam pada program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dilansir ip.umy.ac.id. Tak hanya itu, suami dari Ketua Organisasi Perempuan Muhammadiyah Aisyiyah, Dra Siti Noodjannah M.Si, M.M juga dikenal sebagai penulis karya tulis ilmiah, baik buku maupun artikel yang sangat produktif.
Adapun, beberapa judul buku karya Haedar Nashir, antara lain Proses Integrasi dan Konflik dalam Hubungan Antar Pemeluk Agama (1993), Budaya Politik dan Kekuasaan (1997), Muhammadiyah Gerakan Pembaruan (2010), Memahami Ideologi Muhammadiyah (2014), Tragedi Neo-Holocaust (2017), dan Indonesia dan Keindonesiaan: Perspektif Sosiologis (2019).
Sumber: Tempo















































