Oleh: Miko Peled
INTIP24NEWS.COM – Dunia telah lama disuguhkan pemandaangan atas kondisi terbunuhnya warga Palestina oleh tentara Israel. Zionis yang rasis dan penuh kebencian itu kerap menyerang Masjid Al-Aqsa.
Namun Indonesia yang dihukum secara internasional hanya karena terlibat dalam diskusi di dalam negeri tentang tidak mengizinkan tim sepak bola Israel bermain di atas tanahnya. .
Diketahui sebelumnya, tim sepak bola U-20 Israel seharusnya bermain di turnamen FIFA World Cup U-20 2023 di Indonesia pada musim panas ini.
Tapi setelah diskusi internal Indonesia tentang pemblokiran keikutsertaan timnas Israel, FIFA memutuskan untuk mengambil alih turnamen dan tidak mengizinkan Indonesia menjadi tuan rumah.
Saat itu orang mengira dan berharap bahwa setelah beberapa laporan diterbitkan oleh organisasi hak asasi manusia yang diakui secara internasional yang menyatakan bahwa Israel terlibat dalam kejahatan apartheid – kejahatan yang sangat keji yang dikategorikan sebagai Kejahatan Terhadap Kemanusiaan – bahwa organisasi olahraga internasional itu akan berdiri dan melarang Israel dari berpartisipasi dalam acara olahraga internasional.
Namun, FIFA tidak melakukannya, dan tetap menyerahkan pada masing-masing atlet dan negara untuk menentang apartheid Israel.
CNN melaporkan bahwa “badan sepak bola dunia FIFA telah mencabut hak Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Pria U-20 akhir tahun ini setelah seorang pejabat Indonesia keberatan dengan keikutsertaan Israel.”
CNN lebih lanjut menulis bahwa “FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2023,” kata badan pengatur olahraga tersebut dalam sebuah pernyataan tanpa memberikan klarifikasi lebih lanjut.


















































