Lonjakan Covid-19, Sejumlah Negara Fasilitasi Warganya Tinggalkan Indonesia

INTIP24NEWS | JAKARTA – Sejumlah negara memfasilitasi kepulanhan warganya menyusul lonjakan Covid-19 yang masih terus meningkat. Salah satunya pemerintah Vietnam mengatur kepulangan dengan menggunakan pesawat charter. Demikian penjelasan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (16/7).

“Pemerintah Vietnam mengatur kepulangan warganya dengan menyewa pesawat karena tidak ada lagi “reguler flights”sejak pandemi Covid-19,” kata Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah kepada wartawan.

Dia mengatakan para penumpang pesawat itu dikabarkan tetap membayar tiket pesawat.

Menurut Faizasyah, sejak pandemi pemerintah Vietnam telah memfasilitasi penerbangan serupa untuk warga-negaranya dari sejumlah negara.

Bacaan Lainnya

Yakni Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Inggris, Korea Selatan, Israel, Oman, Australia, New Zealand, Russia, Brunei Darussalam, Jerman, Indonesia, Singapura, Persatuan Emirat Arab, India, Malaysia, Angola, Myanmar, Macau (RRT), Filipina, Ceko, Romania, Belanda dan Guyana Ekuatorial.

Sebelumnya, Vietnam telah menyiapkan pesawat untuk mengangkut pulang warganya dari Indonesia.

Seperti diberitakan, kantor Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan sejumlah penerbangan yang akan membawa pulang warga Vietnam dengan status prioritas.

“Hanya warga negara yang berada dalam kategori prioritas dan memiliki kebutuhan yang penting untuk kembali ke negara asalnya yang akan mendaftar dan bertanggung jawab atas isi pendaftaran,” kata Kedutaan Vietnam dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari websitenya, Kamis (16/7).

Kedutaan Vietnam juga merekomendasikan agar warga yang termasuk dalam kategori prioritas mengisi formulir online yang telah disediakan di situs resminya, paling lambat 23 Juli 2021.

Sebelumnya, Jepang juga telah mulai memulangkan warganya pada Rabu (14/7) pagi.

Pemerintah Jepang mengaku menyiapkan dua maskapai penerbangan tambahan untuk mengangkut pulang warga mereka.

Kasus Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda menurun, dan terus mencatat rekor harian tertinggi.

Pada Kamis (15/7) kemarin, kasus harian Covid-19 pecah rekor dengan 56.757 kasus, sementara kasus kematian harian mencapai 982.

Secara akumulasi kasus corona di Indonesia 2.726.803, dan total kematian 70.192 jiwa sejak pandemi merebak.

Peningkatan kasus yang terus terjadi membuat RI disebut sebagai episentrum Covid-19 baru di kawasan Asia. Kasus harian di negara ini melampaui India yang mulai landai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *