INTIP24NEWS.COM I Makassar – Sebanyak 11 ekor sapi sudah disiapkan dan 350 kupon qurban sudah di bagikan sebelum hari H ke masyarakat sekitar Mesjid Raudhatul Muflihien Jl. Terong Kelurahan Wajo baru, kecamatan Bontoala Kota Makassar, Kamis 28/05/2026.
Usai warga melakukan sholat idul adha, beberapa panitia terlihat sibuk menyiapkan segala sesuatunya untuk melaksanakan kegiatan qurban, sebanyak 11 ekor sapi dengan berat rata-rata 100-110 kg telah di siapkan di depan mesjid Raudhatul Muflihien.
Panitia Qurban tahun iini menjaring donatur sebanyak 10 kelompok, yang tiap kelompok berjumlah 7 donatur dan setiap donatur dibebankan sekitar 2,3 juta artinya setiap kelompok mengumpulkan dana 2,3 X 7 = 16,1 juta, sementara harga pembelian sapi qurban beragam, dari harga 15,5 sampai 15,7 juta, adapun selisih harga sebesar 400-600 ribu adalah sebagai Biaya operasional dan konsumsi Panitia qurban.
Di banding tahun lalu jumlah sapi qurban tahun ini lebih sedikit, dari hasil dana donatur yang terkumpul, kami hanya bisa membeli 11 ekor sapi, kata ketua panitia qurban”, menurutnya Keadaan ini dii duga karena adannya kenaikan harga dan banyaknya warga yang berqurban Mandiri Kata Syarif Sarabba selaku ketua Panitia qurban.
Ia menambahkan bahwa dari jumlah 11 ekor sapi kami hanya bisa membagikan 350 kupon qurban ke masyarakat kelurahan Wajo baru dan Tompo balang,”imbuhnya”.
Satu persatu sapi qurban di sembelih lalu dagingnya di proses menjadi setiap bagian dengan berat 1 kg dan di masukkan kedalam kantong kresek kenudian di bagikan ke masyarakat pemegang kupon yang sudah mengantri di depan pagar masjid Raudhatul Muflihien.
Keberhasilan Panitia melaksanakan kegiatan qurban tahun ini tidak terlepas dari seluruh panitia yang ada , mereka mampu bekerjasama tim dengan baik, menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing,”kata Syarif Sarabba yang sudah tahun 2 (dua) berturut turut mendapatkan amanah sebagai ketua panitia.
Sampai menjelang sore hari, semua proses berlangsung lancar dan aman, mulai dari proses pendaftaran sampai pembagian daging qurban. meski ada insiden karena ada satu ekor sapi yang mati tanpa di ketahui sebab akibatnya itu tidak menghalangi dan tidak mengurangi pembagian daging qurban ke masyarakat, semuanya bisa terpenuhi, kata H. Muhlis Shampo yang juga adalah Pengurus mesjid Raudhatul Muflihien, ini semua karena kesigapan panitia yang langsung berinisiatif mengganti (membeli) sapi yang baru agar bisa menutupi kekurangan,”imbuhnya”.
“Terima kasih buat semua yang sudah terlibat dalam kegiatan qurban ini, saya mewakili seluruh panitia mengucapkan mohon maaf atas segala kekurangan yang ada, kami hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan khilaf,’ imbuhnya.

Untuk itu dengan berharap ridho Allah SWT, kami dengan senang hati dan ikhlas melaksanakan kegiatan qurban, mulai dari membuka pendaftaran, pembelian sapi, pembagian Kupon ke masyarakat, proses penyembelihan dan pembagian daging qurban kepada yang berhak, semoga bisa benar-benar bermamfaat buat semuanya dan semoga yang kita lakukan ini menjadi nilai ibadah olehnya…aamiin ,” tutup Syarif seraya mengucapkan “Alhamdulillah.”



















































