Rencana WHO Kembali Selidiki Asal Covid-19, China Merasa ‘Terhina’

Peter Daszak and Thea Fischer, members of the World Health Organization (WHO) team tasked with investigating the origins of the coronavirus disease (COVID-19), sit in a car arriving at Wuhan Institute of Virology in Wuhan, Hubei province, China February 3, 2021. REUTERS/Thomas Peter

INTIP24NEWS | JAKARTA – Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan studi kedua akan mencakup audit laboratorium dan fasilitas penelitian di daerah tempat kasus pertama COVID-19 terdaftar pada Desember 2019.

Studi baru ini merupakan bagian dari rencana lima tahap yang disusun WHO untuk mengidentifikasi dari mana asal virus corona.

Sementara itu, China menganggap kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tahap kedua penyelidikan tentang asal-usul virus corona sebagai penghinaan dan tidak akan mengikutinya.

Sikap tersebut ditegaskan oleh Komisi Kesehatan Nasional China pada Kamis (22/7).

Bacaan Lainnya

“Hingga 31 Desember 2019, Institut Virologi Wuhan tidak pernah mempelajari dan menghadapi COVID-19. Institut Virologi Wuhan tidak pernah mensintesis, menciptakan COVID, dan tidak pernah membiarkannya bocor. Apalagi, tidak ada karyawan atau mahasiswa institut tersebut yang pernah terinfeksi COVID-19 hingga saat itu,” papar perwakilan lembaga itu saat konferensi pers.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *