China Tidak Akan Membiarkan Taiwan Merdeka

INTIP24NEWS – Beijing tidak akan ragu menggunakan kekuatan untuk membawa Taiwan kembali di bawah kendalinya. Beijing akan menggunakan semua cara yang mungkin untuk mendapatkan kembali kendali atas Taiwan, termasuk dengan kekuatan militer, kata duta besar China untuk Prancis Lu Shaye.

“Kita tidak bisa membiarkan Taiwan merdeka,” tegas Lu selama wawancara pada hari Kamis dengan saluran YouTube Livre Noir.

“Kami akan merebut kembali Taiwan dengan segala cara, termasuk dengan kekuatan militer.
Jika kita tidak dapat menyatukan kembali negara dengan cara damai, apa lagi yang harus kita lakukan?” ungkap Lu.

dia menunjukkan, beberapa pejabat China lainnya yang mengungkapkan peringatan seperti itu.

Bacaan Lainnya

Duta Besar itu menyalahkan AS karena menimbulkan ketegangan di sekitar Taiwan dan Ukraina, di mana operasi militer Rusia sedang berlangsung.

“Amerika ingin memulai dua perang di dunia: satu di Eropa, yang lain di Asia,” katanya.

Namun, Lu menolak mempersamakan antara kemungkinan langkah China terhadap Taiwan dan tindakan Rusia di Ukraina.
“Taiwan bukan negara berdaulat.
Itu telah menjadi bagian integral dari Tiongkok sejak zaman kuno, ”jelasnya.

Beijing baru-baru ini meningkatkan aktivitas militer laut dan udaranya di sekitar pulau itu, dengan mengatakan bahwa ini diperlukan untuk mencegah aktivitas militer antara pasukan kemerdekaan Taiwan dan pemerintah AS.

Taiwan telah berpemerintahan sendiri sejak 1949 tetapi tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya dari China.
Jadi, Beijing menganggap pulau berpenduduk 23,5 juta itu sebagai bagian dari wilayahnya sendiri di bawah kebijakan Satu-China.

Sementara itu, Amerika Serikat ysng menyetujui kebijakan Satu-China di atas kertas, namun Washington mempertahankan hubungan tidak resmi yang kuat dengan Taipei, menjual senjata ke pulau itu dan mendukung dorongannya untuk kedaulatan.

Beijing telah berulang kali mengecam kontak semacam itu sebagai provokasi dan campur tangan dalam urusan internal China.

Bulan lalu, Presiden Joe Biden berjanji bahwa AS akan tetap pada komitmennya untuk membela Taiwan jika China akhirnya menggunakan kekuatan.

Sumber: RT
Editor: Hasan M

Pos terkait