INTIP24NEWS | JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam virtual forum bertajuk ‘Dialogue Between C40 Mayors and UN Secretary General-Advancing Carbon Neutrality and Resilent Recovery for Cities and Nations’, pada Jumat (16/4) malam menyampaikan tiga usulan untuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) António Gutteres, terkait solusi dampak dari perubahan iklim di kota-kota di dunia.
“Jakarta telah berkomitmen untuk menjadi kota berketahanan Iklim. Saat ini Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis pada transit,” kata Anies dalam pidatonya pada forum tersebut.
Adapun ketiga usulan Anies tersebut, yakni pertama, PBB bisa mendorong negara-negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan pada tingkat kota.
Hal itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Determined Contribution (NDC) dari aksi iklim. “Kedua, dalam kapasitas PBB, PBB mampu meminjamkan tangannya untuk mendorong terjadinya integrasi vertikal dan horizontal pada tingkat aksi serta kebijakan,” ujar Anies.
“Terakhir, dalam rangka menuju COP 26, PBB dapat pula mendukung negara-negara untuk mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan yang komprehensif untuk menerjemahkan manfaat-manfaat yang diperoleh pemerintah nasional pada forum global untuk dieksekusi pada level lokal,” sambung Anies. Sekjen PBB menyambut baik pidato Anies dan menyetujui usulan dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.
Dikutip dari JPNN, Pidato Anies ini ditanggapi oleh David Miller, Mantan Walikota Toronto dan Mantan Ketua Jejaring C40, “Gubernur Baswedan, anda telah berhasil mempengaruhi PBB hanya dalam waktu dua menit, bayangkan apabila anda mendapatkan waktu empat menit,” ujar David. (Hm)
















































