SERANG|INTIP24NEWS.COM-
Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Ormas Kecamatan Petir meminta Pemerintah Kabupaten Serang untuk segera menutup perusahaan peternakan ayam yang berlokasi di Kampung Sumampir Desa Seuat Jaya Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten, Rabu (22/10/2023).
Forum ormas yang terdiri dari Pemuda Pancasila, TTKKBI, LMPI, LMPP, PPNBI dan warga Desa Seuat Jaya meminta Pemerintah Kabupaten Serang untuk segera menutup perusahaan peternakan ayam yang berlokasi di Kampung Sumampir Desa Seuat Jaya Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten, Rabu ( 22/10/2023 ).
Menurut penanggung jawab aksi, Oman Sumantri, tuntutan untuk menutup perusahaan peternakan ayam tersebut berdasarkan adanya informasi dari masyarakat atas beberapa persoalan yang terjadi di perusahaan tersebut.
Mulai dari dugaan tidak adanya izin perusahaan, tidak adanya Dana CSR untuk masyarakat setempat, tidak adanya BPJS Kesehatan bagi karyawan sampai adanya dugaan intimidasi , penganiayaan serta pemerasan kepada karyawan perusahaan itu.
“Saya selaku penanggung jawab aksi meminta pemerintah Kabupaten Serang agar segera menutup perusahaan peternakan ayam in. Karena kami menduga bahwa perusahaan tidak memiliki izin resmi serta banyaknya persoalan di tubuh perusahaan,” kata Oman.
“Mulai dari tidak terpenuhinya Upah Minimum Kabupaten, tidak adanya BPJS Kesehatan serta adanya pengaduan warga yang tidak mendapatkan Dana CSR dari Perusahaan sampai dugaan intimidasi dan dugaan pemerasan terhadap karyawan yg melanggar aturan.” imbuh Oman.
Sementara itu Ayi, salah seorang perwakilan perusahaan, saat audiensi dengan perwakilan peserta aksi, menyatakan bahwa pihaknya akan menampung aspirasi dari masyarakat dan akan menyampaikannya kepada atasannya Ibu Felicia dan Pak Rasul.
“Iya Insya Allah informasi dan aspirasi dari warga akan saya sampaikan, agar segera ada solusi terbaik dalam persoalan ini.” tuturnya.
Dalam pengamanan aksi hadir Kasat Intel Polres Serang Kompol Tatang, Kapolsek Petir AKP Arifin Simbolon serta Danramil Petir Kapten Takari.
( WS/TLS )





















































