Banda Aceh, intip24news.com –
Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Sosial terus mengintensifkan upaya pemulihan sosial bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak yang terdampak bencana banjir di sejumlah kabupaten di Aceh.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir menegaskan bahwa selain pemenuhan kebutuhan dasar, aspek pemulihan psikososial menjadi perhatian utama pemerintah.
“Melalui Program Layanan Dukungan Psikososial, anak-anak dibantu agar mampu pulih secara emosional dan sosial setelah mengalami situasi traumatis akibat bencana,” ujar Chaidir.
Program tersebut telah dilaksanakan di sejumlah titik pengungsian. Di Kabupaten Bireuen, tim Dinas Sosial Aceh melakukan pendampingan terhadap sekitar delapan puluh anak pengungsi di Desa Blang Panjoh, Kecamatan Peusangan. Kegiatan yang diberikan meliputi permainan kreatif, terapi seni, serta latihan pengelolaan emosi.
Sementara itu di Kabupaten Pidie Jaya, layanan dukungan psikososial diberikan kepada delapan puluh anak, tiga puluh lima lanjut usia, serta dua ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi harian dengan fokus pada penguatan emosi, rasa aman, dan kenyamanan mental bagi para pengungsi.
Seluruh kegiatan pendampingan melibatkan tenaga profesional yang turun langsung ke lapangan guna memastikan layanan berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan kelompok rentan.
Dalam rangka memperkuat penanganan di lapangan, Dinas Sosial Aceh juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kolaborasi ini mencakup penyediaan serta distribusi bantuan logistik tambahan bagi para pengungsi.
Bantuan bufferstock yang disalurkan antara lain berupa paket makanan siap saji dan makanan khusus anak, family kit, sandang, kasur, selimut, tenda gulung, serta tenda keluarga. Distribusi logistik telah menjangkau beberapa kabupaten terdampak, di antaranya Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
Dinas Sosial Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mendukung berbagai program pemulihan sosial yang terus dilaksanakan. Sinergi dan dukungan semua pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.


























































