Hal ini, kata sumber tersebut, membuat inisiatif ini tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat karena penolakan Israel untuk mengakui Palestina sebagai negara terpisah.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali menolak gagasan pembentukan negara Palestina setelah perang.
Ia juga mengkritik resolusi Dewan Keamanan PBB yang disahkan awal pekan ini, yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza, dan mengatakan bahwa keputusan tersebut melemahkan upaya Israel untuk membebaskan warga Israel yang ditahan oleh Hamas.
Militan dari organisasi tersebut melancarkan serangan dari Gaza ke Israel selatan pada bulan Oktober, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera banyak orang.
Israel telah berjanji untuk melanjutkan operasi militernya di daerah kantong tersebut sampai mereka benar-benar melenyapkan benteng Hamas.
Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 32.000 warga Palestina telah terbunuh sejak konflik pecah.
Sjmber: RT News
Editor: Hasan M
















































