Makin Tegang, China Kerahkan Kapal dan Jet Tempur di Selat Taiwan

INTIP24NEWS – Armada kapal dan skuadron pesawat militer China telah terdeteksi di sekitar Taiwan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu.

Sebanyak 8 kapal Angkatan Laut China dan 23 pesawat terdeteksi di sekitar Taiwan. Sepuluh pesawat. Demikian pernyataan Kementrian Pertahan Taiwan, Minggu (28/8).

 “Terdeteksi pesawat-pesawat itu terbang di bagian timur garis tengah Selat Taiwan.” Kata Pejabat Pertahanan Taiwan.

Militer Taiwan telah menginstruksikan patroli udara tempurnya untuk respon dengan tindakan dan terus memantau secara ketat.

Bacaan Lainnya

Pengerahan militer China ini menyusul sehari setelah AS mengirim dua kapal perang ke Selat Taiwan, dalam apa yang disebut Angkatan Laut sebagai misi transit “rutin” , yang dimaksudkan untuk “menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

Namun Beijing menanggapi dengan menempatkan militernya dalam siaga tinggi dan menandakan kesiapannya “untuk menghentikan provokasi apa pun pada waktu yang tepat.” 

Sebelumnya, China juga mengecam AS, mencapnya sebagai “perusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.” 

Ketegangan di kawasan itu telah meningkat sejak kunjungan kontroversial Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei pada awal Agustus, yang membuat hubungan antara Washington dan Beijing menjadi kacau dan memicu kesibukan aktivitas militer China di daerah itu. 

Pada saat itu, Kementerian Pertahanan China mengatakan telah melakukan latihan yang mensimulasikan “blokade” pulau itu, serta serangan amfibi dan pemogokan target darat. 

Beijing menganggap pulau yang berpemerintahan sendiri itu sebagai wilayahnya sendiri, dan memandang kunjungan pejabat tinggi AS sebagai serangan terhadap kedaulatannya dan pelanggaran prinsip ‘Satu China’. 

Selat Taiwan, yang memisahkan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu dari daratan China, telah menjadi sumber ketegangan militer sejak 1949, ketika kaum nasionalis China melarikan diri ke pulau itu setelah kalah dalam Perang Saudara dari pihak Komunis.

Sumber: RT
Editor: Hasan M

Pos terkait