Prediksi Para Ahli, 2024 akan Jadi Tahun Perang Dunia 3

INTIP24 – Konflik Israel Hamas terus memuncak memasuki akhir bulan ketiga. Sejak serangan 7 Oktober hingga kini telah menewaskan 21.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak. Hampir seluruh negara di dunia mengecam, kecuali Amerika Serikat dan Inggris

Setelah meluluh lantahkan Gaxa bagian utara, tentara Israel memperluas serangan ke wilayah selatan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menyatakan bahwa ia berencana untuk mengakhiri konflik di selatan sebelum berurusan dengan Hizbullah di Lebanon, namun ia mungkin tidak punya pilihan dalam hal ini.

Pasukan Hizbullah terus menembaki sasaran di Israel utara dan IDF terus melancarkan serangan sebagai balasannya.

Bacaan Lainnya

Tentara Pertahanan Israel (IDF) mengatakan jet tempur telah menyerang markas militer Hizbullah di Lebanon sebagai tanggapan atas serangan terhadap Israel utara hari ini, termasuk serangan yang menyebabkan seorang tentara terluka ringan.

IDF juga mengatakan pihaknya melakukan penembakan artileri di sejumlah daerah dekat perbatasan, mungkin untuk menggagalkan rencana serangan Hizbullah.

Sebaliknya, beberapa proyektil ditembakkan dari Lebanon ke daerah-daerah di Israel utara, dan IDF mengatakan proyektil tersebut mengenai lokasi peluncuran.

Sementara itu, serangan udara IDF juga menyasar ke Damaskus, ibukota Suriah dan telah menewaskan seorang komandan militer senior Iran, Brigadir General Razi Mousavi.

“Razi Mousavi terbunuh dalam serangan rezim Zionis beberapa jam yang lalu di distrik Zeinabiyah di pinggiran kota Damaskus,” lapor kantor berita resmi IRNA.

Israel menuduh Iran berada dibalik serangan rudal dan drone kelompok militer Houthi di Yaman atas kapal-kapal yang melintas di Laut Merah.

Bahkan sebelum komandan militer ini terbunuh, Iran sudah jauh lebih aktif.

Pada hari Sabtu pekan lalu, AS menuduh Iran berada di balik serangan pesawat tak berawak terhadap kapal tanker kimia di Samudera Hindia.

Serangan terhadap Chem Pluto pada hari Sabtu mengakibatkan kebakaran, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Meskipun Iran belum mengomentari serangan tersebut, militer AS mengatakan ‘serangan satu arah’ tersebut dilakukan oleh ‘drone yang ditembakkan dari Iran.’

Selanjutnya, Iran menangapinya dengan mengancam akan menutup seluruh Laut Mediterania jika AS dan Israel terus melakukan genocida di Gaza, IRNA melaporkan dikutip Reuters.

Pemerintah Iran telah menunjukkan dukungan terhadap kelompok militan Hamas dalam perangnya melawan Israel, sementara AS sangat mendukung Israel meskipun ada kritik yang meningkat terhadap upaya perang militer Israel.

Israel sejauh ini tidak berniat mengakhiri serangan mereka ke Gaza.

Menurut Wall Street Journal, militer Israel mengatakan dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menguasai kota penting di Gaza selatan, karena taktik gerilya Hamas menyebabkan meningkatnya korban jiwa di antara pasukan Israel.

Jadi perang di Timur Tengah ini bukanlah akhir dari cerita.

Sebaliknya, ini hanyalah permulaan…

Sumber: Jpost
Editor: Hasan M

Pos terkait