INTIP24NEWS | PALI – UPT Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 11 Kabupaten PALI terletak di Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kepala Sekolah (Kepsek) M Rudi SPd, MPd melalui Suryadi SPd selaku guru matematika ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya baru-baru ini, menyampaikan usulan di antaran usulan tersebut adalah ruang kelas belajar siwa.
“Ruang kelas yang ada saat ini berjumlah 7 kelas sedangkan ruang belajarnya hanya 3 ruangan saja masih sangat membutuhkan ruangan tambahan masih serba kekurangan ruang belajar.
Dan juga kurangnya tenaga kerja pengajar guru Pengawai Negeri Sipil (PNS) dan Tata Usaha (TU) yang berstatus PNS.” cetus Suryadi mantan kepsek ini.
Diutarakannya guru pengajar yang saat ini banyak guru honorer berjumlah 21 orang guru honor dan TU honor 6 orang jadi jumlah guru honorer di SMA N 11 ini berjumlah 27 orang guru honorer.
Masih katanya begitu di selah-selah perbincangan dengan Awak Media menjelaskan, “guru PNS nya hanya 2 orang kepala sekolah (Kepsek) M Rudi dan Suryadi guru mata pelajaran/guru MP Matematika.
Lanjutnya, “guru bidang study yang lainnya masih guru honorer belum ada guru PNS minimnya guru pengajar yang PNS. Selain itu pula masih katanya,pasilitas penunjang lainnya baru hanya ada perpustakaan yang belum ada terpenuhi seperti labotarium kimia, fisika, biolagi, bahasa,computer yang berupa lapotarium(Leb) belum ada semua sama sekali di SMAN 5 Talang Ubi ( UPT.11 PALI.
Diakuinya masih banyak kekurangan lainnya seperti meubiler.
” Terutama dibutuhkan yang masih kekurangan meja dan kursi di ruangan guru bahkan dengan kekurangan meubiler tersebut katanya meja satu dijadikan dua dengan dua kursi berhadap-hadapan satu meja dua kursi begitu juga yang di TU semesinya satu meja satu kursi.”tukasnya
Meubiler sangat dibutuhkan sekali karena masih banyak kurangnya meja – kursi siswa 144 bh dalam satu ruangan 36 bh kursi dengan 4 ruangan belajar,” dan juga cumputer,lemari dan pagar sekolah.”ucap guru kelas penuh harap.
Sementara itu, Mustadi guru agama menerangkan kami guru honor mengharapkan agar kesejateraan guru honor terjamin dan ditingkatkan kalau bisa ada tunjangan dari Provinsi Rp.1000.000,00 tiap bulan agar guru bisa konsentrasi(pokus)dalam mengajar karena guru adalah pahlawan tanpa jasa tanpa guru kita tidak bisa pintar.
Ditambahkan Desti Ayu guru Biologi pengajuan tujangan guru honorer telah kami ajuhkan ke Provinsi Sumatera Selatan(Sumel) di Palembang dan telah diajuhkan juga nama-nama guru honorernya namun belum terlialisasi belum ada pencairan kami sebagai guru honorer sangat mengharapkan sekali segera cair pengajuan tahan pertama ujar Desti penuh harap.(Teks/poto Dharmawan/Amrin)
























































