AS dan Sekutu akan Membayar Mahal Jika Terus Mendukung Penjajahan Israel atas Palestina

Sikap ini didukung oleh para menteri Eropa yang tampaknya tidak dapat melihat persamaannya dengan tindakan Rusia, sementara tanggapan para pemimpin Timur Tengah mirip dengan sikap Israel terhadap kekejaman lain di seluruh dunia, yakni ambil jarak menjaga kepentingan lokal.

Di tengah meningkatnya ketegangan politik dan ekonomi global, dan ketika peta aliansi mengalami perubahan transformatif, negara-negara Barat bergulat dengan kenyataan bahwa pengaruhnya semakin menurun.
Hal ini akan mempunyai dampak besar di tahun-tahun mendatang.

Di era yang ditandai dengan terkikisnya demokrasi, bangkitnya populisme, runtuhnya hubungan antara hak asasi manusia dan kemakmuran, serta krisis serius dalam koherensi geopolitik, Barat akan menanggung akibatnya yang sangat besar jika mereka terus dengan sengaja mengorbankan kredibilitasnya untuk Israel.

Perdamaian yang berkelanjutan di Gaza, Tepi Barat yang diduduki, atau wilayah yang lebih luas tidak mungkin terjadi sampai Israel mengakui hak warga Palestina untuk hidup

Bacaan Lainnya

Namun pertanyaannya tetap: bisakah para pemimpin politik Barat dan media arus utama berani melampaui batasan yang ditentukan oleh Israel dalam mendefinisikan narasinya mengenai pendudukan Palestina dan pembantaian di Gaza?

Yang lebih penting lagi, ketika protes meningkat dan dukungan publik terhadap Israel anjlok, apakah dukungan Barat terhadap Tel Aviv menjadi sebuah dakwaan?

Krisis ini melampaui kemunafikan dan standar ganda.

Jika negara-negara Barat tidak melepaskan diri dari pendudukan Israel dan mengalihkan kepentingan mereka ke tatanan internasional yang berdasarkan aturan, maka krisis ini akan semakin parah.

Situasi ini membahayakan stabilitas global yang rapuh yang muncul setelah Perang Dunia Kedua.

Dalam sebuah narasi yang mengingatkan kita akan Kebutaan karya Jose Saramago, tampak bahwa pada tanggal 7 Oktober, para elit politik barat secara tiba-tiba dan bersamaan kehilangan penglihatan mereka.

Bersamaan dengan itu, mereka bersikeras agar seluruh dunia menahan diri untuk tidak menyaksikan apa yang mereka sendiri tidak dapat lihat.

Pos terkait