Jangan Lemah, Sempurnakan dengan Doa dan Tawakal

Oleh: Tarmidzi Yusuf

Sementara Anies Baswedan tidak memiliki apa yang mereka miliki. Anies Baswedan unggul dalam kepribadian, rekam jejak, gagasan dan narasi dalam menawarkan masa depan Indonesia. Mewujudkan janji kemerdekaan.

Bagi Calon Presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Rasyid Baswedan tidak mudah untuk menang Pilpres 2024. Berat bahkan amat teramat berat. Walaupun berat dan ringan itu cuma perasaan. Setidaknya rasa berat itu dapat dirasakan. Tampak di depan mata.

Ringan bila dijalani dengan ikhtiar sungguh-sungguh. Mengikhtiarkan perubahan dengan merangkul semua dan menggerakkan potensi suara yang menginginkan perubahan. Lalu disempurnakan dengan doa dan tawakal.

Bacaan Lainnya

Jangan pula terlalu pesimis. Seperti mengembangkan narasi Anies Baswedan tidak akan menang melawan Ganjar Pranowo. Pertarungan saja belum dimulai. Bagaimana mungkin Anies Baswedan tidak akan menang.

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” [QS Ali ‘Imran: 139]

Menang kalah itu soal takdir. Takdir masih bisa berubah. Masih bisa diikhtiarkan. Yang penting proses bagaimana mengikhtiarkan perubahan.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [QS. ar-Ra’d: 11]

Pos terkait