KOTA TANGERANG | INTIP24 – Meskipun sudah berlangsung dua hari, upaya pemadaman kebakaran di TPA Rawa Kucing, yang terletak di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, masih belum membuahkan hasil.
Kabut asap kebakaran mulai mengganggu warga yang tinggal di sekitar TPA. Beberapa warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena mengalami masalah pernapasan.
“Warga di sini mulai merasakan batuk-batuk dan kesulitan bernafas. Sebagian dari mereka telah dievakuasi ke kantor Kecamatan Neglasari,” ungkap seorang warga.
Petugas dari berbagai instansi termasuk BPBD Kota Tangerang terus berupaya untuk memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing. Sejumlah armada pemadam dari daerah lain juga telah tiba di lokasi.
Seperti diberitakan, Pemerintah Kota Tangerang telah meminta bantuan dari Basarnas dan BNPB untuk mengerahkan helikopter water bombing guna mempercepat proses pemadaman kebakaran di TPA Rawa Kucing tersebut.
Puluhan warga tepaksa harus dievakuasi ke tempat lebih aman akibat terdampak kabut asap kebakaran yang melanda TPA Rawa Kucing hingga Sabtu (21/10/2023).
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, langkah cepat dengan melakukan evakuasi puluhan warga ke kantor Kecamatan Neglasari itu sebagai upaya antisipatif agar masyarakat tidak terdampak penyakit sesak pernapasan yang ditimbulkan asap kebakaran.
“Sementara kita evakuasi mereka, karena asap dari kebakaran (TPA Rawa Kucing) bisa berdampak buruk bagi kesehatan warga sekitar,” ujar Arief Wismansyah seusai meninjau lokasi kebakaran.
Menurut Arief, sedikitnya ada 34 warga yang dievakuasi ke Kantor Kecamatan Neglasari. Umumnya mereka tinggal tak begitu jauh dengan lokasi TPA Rawa Kucing.
“Saat ini ada 34 warga yang telah dievakuasi, meliputi 19 dewasa dan 15 anak-anak,” ungkapnya.


























































